Asia Mayoritas Melempem, IHSG Ditutup Masih Kokoh
Selasa, 05 April 2016 - 16:35 WIB
Asia Mayoritas Melempem, IHSG Ditutup Masih Kokoh
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari kedua ini ditutup menguat, meski pada awal pembukaan tadi pagi berada di zona merah. IHSG naik 7,90 poin atau 0,16% ke level 4.858,07 di tengah mayoritas melemahnya bursa saham Asia.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 3,15 poin atau berkurang 0,06% ke level 4.847,02 dan pada sesi I IHSG menguat hingga 26,43 poin atau 0,55% ke level 4.876,61. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup naik 6,99 poin atau 0,14% ke level 4.850,18.
Seperti dilansir dari CNBC hari ini, bursa pasar Asia mayoritas berakhir melemah, dengan Indeks Nikkei N225 jatuh paling dalam hingga 390,45 poin atau 2,42% ke level 15.732,82.
Sementara, Indeks Korea Selatan Kospo ASX ditutup turun 70,93 poin atau 1,42% ke 4.924,38 dan Indeks Hang Seng berakhir di zona merah, turun 321,92 poian atau 1,57% ke level 20,177.
Di sisi lain, bursa saham China cukup menguat. Di mana Indeks Shanghai berakhir naik 43,85 poin atau 1,46% ke level 3.053,38 dan Shenzhen naik 49,59 poin atau 2,6% ke level 1.951,10.
India Sensex dan Nifty 50 masing-masing turun 1,34% dan 1,68%, terpengaruh keputusan kebijakan moneter oleh Reserve Bank of India (RBI). Bank sentral India menurunkan suku repo sebesar 25 basis poin menjadi 6,5% hari ini, sebagian besar sejalan dengan ekspektasi pasar. Namun, tak terduga bank menaikkan reverse repo sebesar 25 basis poin menjadi 6%.
Sektor saham di dalam negeri hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor konsumer yang naik 1,52% dan sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang melemah 1,43%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,95 triliun dengan 5,11 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp362,77 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,3 triliun. Tercatat 123 saham menguat, 167 saham melemah dan 124 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp675 menjadi Rp66.575, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp200 menjadi Rp8.00, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp5.200.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya T Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) turun Ro825 menjadi Rp7.425, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp125 menjadi Rp7.275, dan PT Bisi Internasional Tbk (BISI) turun Rp85 menjadi Rp1.645.
Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air berkurang 3,15 poin atau berkurang 0,06% ke level 4.847,02 dan pada sesi I IHSG menguat hingga 26,43 poin atau 0,55% ke level 4.876,61. Sementara, pada perdagangan kemarin ditutup naik 6,99 poin atau 0,14% ke level 4.850,18.
Seperti dilansir dari CNBC hari ini, bursa pasar Asia mayoritas berakhir melemah, dengan Indeks Nikkei N225 jatuh paling dalam hingga 390,45 poin atau 2,42% ke level 15.732,82.
Sementara, Indeks Korea Selatan Kospo ASX ditutup turun 70,93 poin atau 1,42% ke 4.924,38 dan Indeks Hang Seng berakhir di zona merah, turun 321,92 poian atau 1,57% ke level 20,177.
Di sisi lain, bursa saham China cukup menguat. Di mana Indeks Shanghai berakhir naik 43,85 poin atau 1,46% ke level 3.053,38 dan Shenzhen naik 49,59 poin atau 2,6% ke level 1.951,10.
India Sensex dan Nifty 50 masing-masing turun 1,34% dan 1,68%, terpengaruh keputusan kebijakan moneter oleh Reserve Bank of India (RBI). Bank sentral India menurunkan suku repo sebesar 25 basis poin menjadi 6,5% hari ini, sebagian besar sejalan dengan ekspektasi pasar. Namun, tak terduga bank menaikkan reverse repo sebesar 25 basis poin menjadi 6%.
Sektor saham di dalam negeri hari ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor konsumer yang naik 1,52% dan sektor yang melemah terdalam adalah aneka industri yang melemah 1,43%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,95 triliun dengan 5,11 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp362,77 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2 triliun dan aksi beli sebesar Rp2,3 triliun. Tercatat 123 saham menguat, 167 saham melemah dan 124 saham stagnan.
Adapun saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp675 menjadi Rp66.575, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp200 menjadi Rp8.00, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik Rp75 menjadi Rp5.200.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya T Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) turun Ro825 menjadi Rp7.425, PT Astra International Tbk (ASII) turun Rp125 menjadi Rp7.275, dan PT Bisi Internasional Tbk (BISI) turun Rp85 menjadi Rp1.645.
(izz)
Lihat Juga :