PLN Kerahkan Genset Tambahan ke Nias

Selasa, 05 April 2016 - 21:40 WIB
PLN Kerahkan Genset...
PLN Kerahkan Genset Tambahan ke Nias
A A A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengerahkan genset tambahan guna mengatasi pemadaman listrik di ‎Kepulauan Nias, Sumatera Utara. Manajer Senior Public Relation PLN, Agung Murdifi mengatakan genset tambahan berkapasitas 4,7 megawatt (MW) dikerahkan dari Jakarta melalui pesawat udara.

Menurut Agung, sebelumnya pada Sabtu (2/4), PLN telah mendatangkan 17 genset berkapasitas 650 kilovolt ampere (kVa) dari Sumatera Utara untuk mengatasi krisis listrik di Nias.

Sejumlah 17 genset itu diantaranya diambil dari Sibolga 6x50 kVa, Binjai 3x100 kVa, Pematang Siantar 1x100 kVa, Padang Sidempuan 2x100 kVa dan 50 kVa, Medan 1x100 kVa, Lubuk Pakam 1x100 kVa, Rantau Prapat 1x100 kVa dan tujuh genset berkapasitas 600 kVa telah terpasang.

"Genset tambahan dari Jakarta di kirim hari ini (kemarin) untuk melistriki sejumlah perumahan, sedangkan 17 genset sebelumnya untuk melistriki tempat pelayanan masyarakat," ‎kata dia, di Jakarta, Selasa (5/4/2016).

Menurut dia, genset tambahan tidak hanya dikerahkan dari Jakarta saja, melainkan akan di datangkan dari Riau dan Medan. Adapun masing-masing genset berkapasitas 100-400 MW‎ dan akan tiba di Nias dijadwalkan hari ini melalui jalan darat.

Selain itu, lanjutnya, tambahan genset juga dikerahkan dari Sumatera Bara‎t sebanyak 4 unit genset masing-masing berkapasitas 100 kilowatt (KW). "Segala upaya telah dikerahkan untuk mengatasi pemadaman jangka pendek di Nias. Kami juga menambah tenaga operator tambahan untuk mengoperasikan seluruh genset. Kami mohon masyarakat bersabar," ucapnya.

Adapun langkah jangka menengah untuk mengatasi krisis listrik di Nias, PLN akan melakukan pembelian mesin genset berkapasitas 10 MW dan membangun PLTMG berkapasitas 25 MW. "Lokasi PLTG sudah tersedia di samping pembangkit diesel dengan rencana operasi Agustus 2016.”

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said meminta PLN segera menyelesaikan krisis listrik di Nias. Sudirman mengatakan PLN di minta berkoordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait jika terjadi kendala.

Sudirman juga mengingatkan bahwa krisis listrik di Nias semakin menyadarkan adanya subsidi yang tidak tepat sasaran. Karena itu harus digeser menjadi subsidi tepat sasaran untuk melistriki daerah yang masih kekurangan pasokan listrik.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera, Amir Rosidin berjanji merampungkan krisis listrik di Nias pekan ini. ‎"Lima hari ke depan listrik di Nias kembali normal," katanya.

Sebelumnya pemadaman listrik di Nias disebabkan dua PLTD Sewa 2x10 MW diputus secara sepihak oleh pemilik mesin. Pembangkit listrk tersebut di sewa PLN dari America Power Rental Indonesia dan PT Kutilang Paksi Mas di Gunungsitoli.

Namun karena masa kontrak kerja sama telah selesai, mereka melakukan pemutusan. PLN menyesalkan terjadi pemutusan sepihak dari kontraktor, padahal PLN telah melakukan jual beli listrik sesuai aturan kontrak yang berlaku.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Perpanjang...
Pemerintah Perpanjang Pemberian Diskon Tagihan Listrik
Pemerintah Tahan Kenaikan...
Pemerintah Tahan Kenaikan Tarif Listrik untuk Menjaga Daya Beli Masyarakat
Kebutuhan Investasi...
Kebutuhan Investasi Ketenagalistrikan Nasional
Subsidi Listrik Diperpanjang...
Subsidi Listrik Diperpanjang Hingga Maret 2021
Schneider Electric Kampanyekan...
Schneider Electric Kampanyekan Rumah Nyaman, Listrik Aman
MCB RXE, Si Kecil yang...
MCB RXE, Si Kecil yang Bikin Rumah Aman dari Kebakaran
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
57 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
59 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
3 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved