PT JAS Belum Terima Surat Pembekuan Operasi di Bandara Halim

Selasa, 05 April 2016 - 21:01 WIB
PT JAS Belum Terima...
PT JAS Belum Terima Surat Pembekuan Operasi di Bandara Halim
A A A
JAKARTA - Menanggapi pembekuan operasi jasa layanan darat atau ground handling oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Bandara Halim Perdanakusuma, PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) mengaku belum menerima surat resmi. Mereka masih menunggu keputusan pemerintah tersebut.

"Kami belum terima suratnya. Tapi apapun itu, kami selalu profesional. Namun semuanya tergantung hasil penyelidikan dan investigasi dari KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi)," ujar Head Corporate and Legal PT JAS, Yoyok Priyowiwoho, Selasa (5/4/2016)

Dia menjelaskan kegiatan ground handling yang ditangani PT JAS sudah diasuransikan bersama pihak klien. "Semua jasa grund handling yang kami tangani sudah diasuransikan. Artinya, kalau kesalahan ada pada kami, klien menjadi tanggung jawab kami juga," jelasnya.

Selain menangani maskapai TransNusa di Bandara Halim Perdanakusuma, PT JAS juga menangani jasa ground handling perusahaan pesawat kargo milik My Indo serta pesawat carter.

Baca: Kemenhub Bekukan Ground Handling PT JAS

Dalam rilis resmi yang dikeluarkan PT JAS, insiden penerbangan di Bandara Halim Perdanakusuma, yang melibatkan pesawat Batik Air dan TransNusa terjadi ketika pesawat tipe ATR 72 milik TransNusa tengah ditarik dalam proses pemindahan tempat parkir. Sementara, pesawat B737 800 Batik Air sedang dalam proses tinggal landas. Kedua pesawat bersinggungan sehingga mengakibatkan kerusakan struktural pada pesawat tersebut.

Baca juga:

Tabrakan Batik Air di Bandara Halim, Kemenhub Tegur Angkasa Pura II

Pesawat batik Air Tabrakan dengan TransNusa di Halim

Ini Kronologis Tabrakan Pesawat Batik Air dan Transnusa

Bos Lion Benarkan Batik Air Tabrakan di Bandara Halim

Kemenhub: Tabrakan Batik Air, Bandara Halim Ditutup Sementara
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Batik Air dan Otoritas...
Batik Air dan Otoritas Bandara Investigasi Insiden Pesawat Tabrak Garbarata
WN Amerika Ngamuk Kehilangan...
WN Amerika Ngamuk Kehilangan Handphone di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Batik Air
Pesawat Sundul Garbarata...
Pesawat 'Sundul' Garbarata di Bandara Bali, Ini Penjelasan Batik Air
Cuaca Buruk, 3 Pesawat...
Cuaca Buruk, 3 Pesawat Lion Air -Batik Air Tujuan Soekarna-Hatta Dialihkan ke Kertajati
Batik Air Ditabrak Minibus...
Batik Air Ditabrak Minibus di Bandara Soetta, Alvin Lie: Pengawasannya Lemah!
Pesawat Batik Rute Kualanamu-Jakarta...
Pesawat Batik Rute Kualanamu-Jakarta Hampir Gagal Terbang
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
4 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
4 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
4 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
5 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
6 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
6 jam yang lalu
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved