Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Langsung Salahkan Pihak Lain

Selasa, 05 April 2016 - 23:01 WIB
Pengamat Ingatkan Pemerintah...
Pengamat Ingatkan Pemerintah Jangan Langsung Salahkan Pihak Lain
A A A
JAKARTA - Kecelakan yang terjadi di Bandara Halim Perdanakusuma antara pesawat Batik Air dengan TransNusa mendapat sorotan serius dari pengamat penerbangan Avien Lie. Dia meminta pemerintah jangan tergesa-gesa menyalahkan pihak lain.

Menurut Avien, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semestinya lebih bijak menyikapi insiden tersebut. Di mana Kemenhub menyalahkan Angkasa Pura (AP) II dalam kasus ini.

Dia menilai Kemenhub terlalu tergesa-gesa. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi bukan di wilayah kewenangan AP II. "Walaupun tidak ada GM, kan itu ada plt. KNKT baru mau mulai bekerja, kenapa Kemenhub langsung menyalahkan," ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (5/4/2016).

Dalam kasus ini, pemerintah seharusnya berpegang teguh pada asas penyelidikan. Di mana mencari apa yang salah bukan siapa yang salah.

"Mereka tergopoh-gopoh menyalahkan berbagai pihak. Yang pasti kecelakaan kemarin karena lemahnya koordinasi antara ATC, pilot dan pengemudi yang menarik pesawat," tegasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Perusahaan PT Angkasa Pura II Agus Haryadi menyatakan, tidak adanya General Manager (GM) definitif Bandara Halim dengan peristiwa itu tak ada hubungan langsung. "GM di Bandara Halim sekarang Plt, seorang staf senior yang capable. Kejadian kan di runway (landasan pacu), tidak ada kaitan dengan status GM yang plt ataupun definitif," katanya.

Menurut Agus, untuk urusan kontrol penerbangan berada di otoritas air traffic controller (ATC). "Karena ini wilayahnya AirNav. Kalau lokasi pengelolaan memang ada di AP II, tapi kalau kontrol udara bagian dari AirNav," jelasnya.

"Tadi kan satu pesawat sudah clearance (Pesawat Batik Air) untuk take off, ternyata masih ada pesawat yang posisinya di-towing (ditarik) dari apron menuju ke hanggar. Artinya, ada dua pesawat di runway," tandas Agus.

Baca juga:

Pesawat batik Air Tabrakan dengan TransNusa di Halim

Ini Kronologis Tabrakan Pesawat Batik Air dan Transnusa

Kemenhub: Tabrakan Batik Air, Bandara Halim Ditutup Sementara

Tabrakan Batik Air di Bandara Halim, Kemenhub Tegur Angkasa Pura II

Ini Jawaban Angkasa Pura II Terkait Teguran Kemenhub

Kemenhub Bekukan Ground Handling PT JAS

PT JAS Belum Terima Surat Pembekuan Operasi di Bandara Halim
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengenal Perbedaan Angkasa...
Mengenal Perbedaan Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II
Batik Air Tabrak Garbarata,...
Batik Air Tabrak Garbarata, AP I: Tanggung Jawab Ground Handling
Ada Pengalihan Rute...
Ada Pengalihan Rute Penerbangan Batik Air, AP I: Bandara Juanda Normal
PT Angkasa Pura II Rumuskan...
PT Angkasa Pura II Rumuskan Protokol Antisipasi New Normal
PT Angkasa Pura II Catat...
PT Angkasa Pura II Catat Peningkatan Penumpang Pesawat 19%
Konsumsi Avtur Sumbagsel...
Konsumsi Avtur Sumbagsel Naik Seiring Bertambahnya Penerbangan
Berita Terkini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
55 menit yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
1 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
12 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved