Ditjen Pajak Klaim Ada Kesamaan Data Pemerintah dan Panama Papers

Rabu, 06 April 2016 - 21:38 WIB
Ditjen Pajak Klaim Ada...
Ditjen Pajak Klaim Ada Kesamaan Data Pemerintah dan Panama Papers
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak Kementerian Keuangan mengklaim bahwa bisa saja terjadi kesamaan data antara milik mereka dengan milik Panama Papers. Meski, lanjut Ditjen Pajak, kemungkinannya kecil.

“Bisa saja ada kesamaan datanya. Meskipun ada tapi kemungkinannya kecil,” kata Direktur Jenderal Pajak, Ken Dwijugiasteadi di Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Ken menambahkan, bahwa data wajib pajak yang dia peroleh adalah data yang dia dapat lebih dulu dari otoritas pajak yang resmi dan diakui di dunia.

“Saya sudah punya data ini lebih dulu dari otoritas pajak yang resmi. Dari G20 saya sudah punya. Ini kan cuma nama (Panama Papers), kalau saya kan punya nama dan akunnya,” sambung dia.

(Baca: Istana Sebut WNI Dalam Panama Papers Lebih Banyak)

Meski demikian, Ken menegaskan pihaknya masih terus meneliti dan mengklaim bahwa datanya lebih banyak dari yang tertera di Panama Papers. Dan meski ada yang cocok, namun ia menolak untuk menyebutkan.

Dokumen Panama Papers menyeruak pada Minggu (3/6/2016), dan mengguncang banyak negara, termasuk Indonesia. Dokumen itu meliputi data transaksi rahasia keuangan dan skandal keuangan global dari politikus dunia, pengusaha, selebritas, bintang olahraga, sampai bandar narkoba.

Terdapat 2.961 nama individu ataupun perusahaan yang muncul, saat kata kunci "Indonesia" dimasukkan. Selain itu, pada laman yang sama pun muncul 2.400 alamat di Indonesia yang terdata dalam kolom "Listed Addresses".
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Indonesia Sedang Demam...
Indonesia Sedang Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Penggelapan Uang Pajak...
Penggelapan Uang Pajak di Samsat, Kantor Bapenda Banten Digeledah Kejati
Makan Uang Perusahaan...
'Makan' Uang Perusahaan Ratusan Juta, Sales Diciduk Polres Kobar
Kasus Dugaan Penggelapan...
Kasus Dugaan Penggelapan BPHTB dan Pajak Pembelian Tanah Berakhir Damai
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
16 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
57 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved