Asia Naik Tipis, IHSG Dibuka Kembali Menguat
Kamis, 07 April 2016 - 09:14 WIB
Asia Naik Tipis, IHSG Dibuka Kembali Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka kembali menguat hingga 18,66 poin atau 0,38% ke level 4.886,89 di tengah menguat tipisnya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 10,16 poin atau 0,21% ke level 4.868,23. Penguatan pasar saham Tanah Air di tengah pergerakan mixed bursa Asia ketika bursa Jepang terpuruk.
Seperti dikutip dari Reuters, pasar saham Asia pada hari ini naik tipis setelah harga minyak dunia mengalami kenaikan tajam dan meningkatkan Wall Street. Bahkan, Indeks Jepang naik sedikit meski yen terlihat menguat.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4%. Indeks Jepang Nikkei N225 naik 0,5% setelah turun ke posisi terendah dalam tujuh pekan, karena yen meninggalkan lima sesi berturut-turut dari kerugian.
Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan, bank sentral akan mengambil langkah-langkah pelonggaran moneter jika diperlukan, namun pasar tampaknya ragu dia bisa melakukan lebih banyak lagi.
Selain itu, Indeks Hang Seng naik 126,18 atau 0,62% ke level 20.332,85, Indeks Shanghai naik 3,64 poin atau 0,12% ke level 3.054,23, dan Indeks Straits Times naik 14,79 poin atau 0,53% ke level 2.826,04.
Sektor saham di dalam negeri hari ini semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,67% disusul sektor konsumer yang naik 0,79%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp2,50 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp12,04 miliar dan aksi beli Rp14,54 miliar. Tercatat 32 saham menguat, 3 saham melemah dan 10 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 menjadi Rp67.750, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp15 menjadi Rp1.095, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp15 menjadi Rp2.150.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp35 menjadi Rp3.160, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp25 menjadi Rp11.125, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp25 menjadi Rp5.800.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin ditutup bertambah 10,16 poin atau 0,21% ke level 4.868,23. Penguatan pasar saham Tanah Air di tengah pergerakan mixed bursa Asia ketika bursa Jepang terpuruk.
Seperti dikutip dari Reuters, pasar saham Asia pada hari ini naik tipis setelah harga minyak dunia mengalami kenaikan tajam dan meningkatkan Wall Street. Bahkan, Indeks Jepang naik sedikit meski yen terlihat menguat.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4%. Indeks Jepang Nikkei N225 naik 0,5% setelah turun ke posisi terendah dalam tujuh pekan, karena yen meninggalkan lima sesi berturut-turut dari kerugian.
Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda mengatakan, bank sentral akan mengambil langkah-langkah pelonggaran moneter jika diperlukan, namun pasar tampaknya ragu dia bisa melakukan lebih banyak lagi.
Selain itu, Indeks Hang Seng naik 126,18 atau 0,62% ke level 20.332,85, Indeks Shanghai naik 3,64 poin atau 0,12% ke level 3.054,23, dan Indeks Straits Times naik 14,79 poin atau 0,53% ke level 2.826,04.
Sektor saham di dalam negeri hari ini semuanya berada di jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 1,67% disusul sektor konsumer yang naik 0,79%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 12 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp2,50 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp12,04 miliar dan aksi beli Rp14,54 miliar. Tercatat 32 saham menguat, 3 saham melemah dan 10 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp750 menjadi Rp67.750, PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp15 menjadi Rp1.095, dan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) naik Rp15 menjadi Rp2.150.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun Rp35 menjadi Rp3.160, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun Rp25 menjadi Rp11.125, dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) turun Rp25 menjadi Rp5.800.
(izz)
Lihat Juga :