USD Masih Loyo, Rupiah Ditutup Semakin Kokoh
Kamis, 07 April 2016 - 16:55 WIB
USD Masih Loyo, Rupiah Ditutup Semakin Kokoh
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini berakhir sukses bertengger di zona hijau atau semakin menguat. Penguatan rupiah ini terjadi pada saat USD semakin jatuh terhadap mata uang jepang, yen.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.165/USD dengan kisaran harian Rp13.145-Rp13.215/USD. Posisi tersebut menguat 70 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.235/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.162/USD. Posisi itu tercatat menguat 76 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.238/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.167/USD. Posisi ini terlihat menyusut sebesar 86 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.253/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.197/USD. Posisi ini tercatat makin menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.223/USD.
Dilansir Reuters hari ini, semakin terlihat jatuh terhadap yen setelah pertemuan Federal reserve sedikit optimisme atas kondisi pertumbuhan ekonomi global dan prospek kenaikan suku bunga pada Juni tahun ini.
USD terpukul sejak akhir Maret 2016 atau turun hingga 1% terhadap yen menjadi kurang dari level 109 atau terlemah dalam 17 bulan. Euro terhadap US Dpun tercatat naik ke level 1,1450.
Di sisi lain, dengan naiknya harga minyak 1% dan prospek pengetatan kebiajakan moneter AS, pasar saham Eropa pada awal sesi naik, namun masih terlihat rapuh. Di sisi lain, saham China jatuh lebih dari 1%.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.165/USD dengan kisaran harian Rp13.145-Rp13.215/USD. Posisi tersebut menguat 70 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.235/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.162/USD. Posisi itu tercatat menguat 76 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.238/USD.
Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.167/USD. Posisi ini terlihat menyusut sebesar 86 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.253/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.197/USD. Posisi ini tercatat makin menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.223/USD.
Dilansir Reuters hari ini, semakin terlihat jatuh terhadap yen setelah pertemuan Federal reserve sedikit optimisme atas kondisi pertumbuhan ekonomi global dan prospek kenaikan suku bunga pada Juni tahun ini.
USD terpukul sejak akhir Maret 2016 atau turun hingga 1% terhadap yen menjadi kurang dari level 109 atau terlemah dalam 17 bulan. Euro terhadap US Dpun tercatat naik ke level 1,1450.
Di sisi lain, dengan naiknya harga minyak 1% dan prospek pengetatan kebiajakan moneter AS, pasar saham Eropa pada awal sesi naik, namun masih terlihat rapuh. Di sisi lain, saham China jatuh lebih dari 1%.
(izz)