Laju IHSG Diprediksi Bakal Kembali Tertekan
Senin, 11 April 2016 - 08:12 WIB
Laju IHSG Diprediksi Bakal Kembali Tertekan
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi oleh Analis Reliance Securities, Lanjar Nafi bakal kembali bergerak tertekan mencoba tutup gap dengan range pergerakan 4.786-4.865. Menurutnya secara teknikal IHSG terkonsolidasi melemah break out 2 support moving average yakni MA7 dan MA25 sehingga terlihat mendekati bullish trend line sebagai support selanjutnya.
"Indikator Stochastic bergerak bearish dengan momentum RSI yang pulled back pada MA15 momentum di osilator cukup tinggi," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (11/4/2016).
Dia menjelaskan, sentimen selanjutnya pada pekan depan akan disambut oleh tingkat inflasi, pertumbuhan gross domestic product (GDP) dan indeks harga produksi di China dengan ekspetasi cukup positif. Sementara di dalam negeri, dia mengatakan akan ada tingkat penjualan eceran dan Neraca perdagangan di tengah minggu.
Sedangkan IHSG kemarin bergerak tertekan sejak awal sesi hingga berakhir ditutup -20,58 poin sebesar -0,42% di level 4.846,70 dengan volume sedang. Koreksi wajar terlihat setelah penguatan yang cukup signifikan sejak awal pekan. Sektor perbankkan terlihat paling bnyak terjadi aksi jual disaat investor melihat tekanan negatif pada bank-bank di indonesia pada regulasi.
"Investor asing pun terlihat melakukan aksi jual pada perdagangan hari ini Rp47,06 miliar. Meskipun untuk total capital inflow asing pada minggu ini masih tercatat net buy Rp1,29 triliun," pungkasnya.
"Indikator Stochastic bergerak bearish dengan momentum RSI yang pulled back pada MA15 momentum di osilator cukup tinggi," ujarnya saat dihubungi Sindonews di Jakarta, Senin (11/4/2016).
Dia menjelaskan, sentimen selanjutnya pada pekan depan akan disambut oleh tingkat inflasi, pertumbuhan gross domestic product (GDP) dan indeks harga produksi di China dengan ekspetasi cukup positif. Sementara di dalam negeri, dia mengatakan akan ada tingkat penjualan eceran dan Neraca perdagangan di tengah minggu.
Sedangkan IHSG kemarin bergerak tertekan sejak awal sesi hingga berakhir ditutup -20,58 poin sebesar -0,42% di level 4.846,70 dengan volume sedang. Koreksi wajar terlihat setelah penguatan yang cukup signifikan sejak awal pekan. Sektor perbankkan terlihat paling bnyak terjadi aksi jual disaat investor melihat tekanan negatif pada bank-bank di indonesia pada regulasi.
"Investor asing pun terlihat melakukan aksi jual pada perdagangan hari ini Rp47,06 miliar. Meskipun untuk total capital inflow asing pada minggu ini masih tercatat net buy Rp1,29 triliun," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :