Rupiah Siang Ini Perkasa, IHSG Masih Betah di Zona Merah
Senin, 11 April 2016 - 12:44 WIB
Rupiah Siang Ini Perkasa, IHSG Masih Betah di Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I siang ini, Senin (11/4/2016) masih menguat sejak pembukaan pagi tadi. Penguatan rupiah tersebut di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini yang sulit keluar dari zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.126/USD dengan kisaran harian Rp13.102-Rp13.150/USD. Posisi tersebut terapresiasi atau menguat sebesar 17 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.143/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews dari Limas siang ini ada pada level Rp13.128/USD, atau masih menguat sebesar 19 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.147/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak di level Rp13.134/USD. Posisi ini tercatat masih lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di Rp13.169/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.125/USD dengan kisaran harian Rp13.110-Rp13.125/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD.
IHSG sesi I bangkit masih betah di zona merah dari sesi pembukaan pagi tadi. IHSG siang ini berkurang 47,13 poin atau 0,97% ke level 4.799,57. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 8,34 poin atau 0,17% ke level 4.838,36
Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup ditutup melemah 20,58 poin atau 0,42% ke level 4.846,70 di tengah variatifnya (mixed) bursa saham Asia. Sedangkan sektor saham siang ini hampir semua berada di jalur negatif dengan sektor yang melemah terdalam yakni keuangan yang melemah 1,59% dan sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar naik 0,16%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,99 triliun dengan 2,06 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp206,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp851,2 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp644,7 miliar. Tercatat 100 saham menguat, 183 melemah dan 81 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO). Serta saham-saham yang melemah di antaranya Astra International Tbk. (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.126/USD dengan kisaran harian Rp13.102-Rp13.150/USD. Posisi tersebut terapresiasi atau menguat sebesar 17 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.143/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews dari Limas siang ini ada pada level Rp13.128/USD, atau masih menguat sebesar 19 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.147/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak di level Rp13.134/USD. Posisi ini tercatat masih lebih baik dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di Rp13.169/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.125/USD dengan kisaran harian Rp13.110-Rp13.125/USD. Posisi tersebut membaik dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD.
IHSG sesi I bangkit masih betah di zona merah dari sesi pembukaan pagi tadi. IHSG siang ini berkurang 47,13 poin atau 0,97% ke level 4.799,57. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air melemah 8,34 poin atau 0,17% ke level 4.838,36
Dan pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup ditutup melemah 20,58 poin atau 0,42% ke level 4.846,70 di tengah variatifnya (mixed) bursa saham Asia. Sedangkan sektor saham siang ini hampir semua berada di jalur negatif dengan sektor yang melemah terdalam yakni keuangan yang melemah 1,59% dan sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar naik 0,16%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,99 triliun dengan 2,06 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp206,4 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp851,2 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp644,7 miliar. Tercatat 100 saham menguat, 183 melemah dan 81 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO). Serta saham-saham yang melemah di antaranya Astra International Tbk. (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI), PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS).
(akr)
Lihat Juga :