Bank Dunia Sebut BI Punya Celah Kembali Pangkas Suku Bunga

Senin, 11 April 2016 - 13:08 WIB
Bank Dunia Sebut BI...
Bank Dunia Sebut BI Punya Celah Kembali Pangkas Suku Bunga
A A A
JAKARTA - World Bank atau Bank Dunia menilai Bank Indonesia (BI) masih memiliki ruang untuk memangkas suku bunga acuan atau BI rate. Peluang tersebut masih terbuka setelah sebelumnya BI telah memangkas suku bunga sebesar 75 basis point selama tiga bulan berturut-turut.

Namun, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus DW Martowardojo sempat mengatakan, BI akan sangat berhati-hati jika akan menaikkan atau menurunkan BI rate untuk ke depannya. Karena, pelonggaran kebijakan moneter akan sangat memperhitungkan kondisi ekonomi global.

"Pelonggaran akan berkala. Ruang untuk memangkas rate masih terbuka dan tergantung pada faktor ekonomi internasional," kata Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Indonesia Ndiame Diop di Kantor Bank Dunia, Gedung BEI, Jakarta, Senin (11/4/2016).

Menurutnya, kondisi inflasi yang rendah serta perekonomian yang mulai membaik menjadi modal bagus bagi Indonesia untuk kembali menurunkan BI rate. Berbeda dengan negara lain yang kondisi ekonominya masih melambat.

"Indonesia negara yang ekonominya berbeda dengan negara berkembang lainnya. Ruang (pelonggaran moneter) itu kecil di negara lain, sementara di Indonesia dengan inflasi rendah, ruang pelonggaran moneter itu masih memungkinkan," jelas dia.

Sebelumnya, BI telah menurunkan suku bunga acuan pada Januari-Maret 2016 dari 7,5% ke 6,75%. Penurunan tersebut setelah BI mempertahankan level BI rate di level 7,50% sejak Februari sampai Desember 2015.

Dengan penurunan BI rate, BI juga menurunkan lending facility pada level 7,25% dan suku bunga deposit facility sebesar 4,75%. Selain itu, BI juga menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) Primer dalam rupiah ke level 6,5%.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
Deflasi Selama 4 Bulan,...
Deflasi Selama 4 Bulan, Ekonom Prediksi BI Rate Turun ke 6%
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Berita Terkini
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
35 menit yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
46 menit yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
1 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
1 jam yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved