PTKP Naik, Negara Berpotensi Kehilangan Rp18,9 Triliun

Senin, 11 April 2016 - 15:34 WIB
PTKP Naik, Negara Berpotensi...
PTKP Naik, Negara Berpotensi Kehilangan Rp18,9 Triliun
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menuturkan, negara berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp18,9 triliun dari rencana kenaikan batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Risiko ini harus diterima untuk mewujudkan masyarakat bisa hidup layak.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah meminta persetujuan dari Dewan Perwakila Rakyat (DPR) atas kenaikan ini. DPR pun memberikan angin segar atas usul ini. Batas PTKP akan dinaikkan menjadi Rp54 juta per tahun atau Rp4,5 juta per bulan, dari yang sebelumnya Rp36 juta per tahun atau Rp3 juta per bulan.

"Kami menyadari, negara akan kehilangan potensi pendapatan Rp18,9 triliun. Namun itu demi masyarakat kita bisa hidup layak," ujar dia saat rapat kerja dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Senin (11/4/2016). (Baca: DPR Sambut Baik Pegawai Bergaji Rp4,5 Juta/Bulan Bebas Pajak)

Selain itu, meski dampak secara ekonomi tidak terlalu besar, tapi langkah ini tanda bahwa pemerintah mendukung masyarakat berpenghasilan rendah dari sektor pajak.

"Secara umum, memang penyesuaian PTKP ini memberi sinyal baik untuk masyarakat. Khususnya keberpihakan sistem perpajakan kepada masyarakat berpenghasilan rendah," tutup Bambang. (Baca: Penghasilan Rp4,5 Juta/Bulan Tidak Akan Kena Pajak)

Berikut potensi dampak dari kenaikan PTKP tahun ini yang dirangkum Kemenkeu.

Secara Fiskal:
PPN dan PPnBM bertambah Rp3,7 triliun
PPh Badan bertambah Rp2,6 triliun
PPh orang pribadi berkurang Rp25,4 triliun
Bea Keluar berkurang Rp47,8 miliar
Bea Masuk tambah Rp221,1 miliar
Total netto Rp18,9 triliun

Secara Makro:
Inflasi 0,06%
Konsumsi rumah tangga 0,13%
Pendapatan Modal Tetap Bruto 0,34%
PDB 0,16%
Penyerapan tenaga kerja 39,9%.

Baca:

PTKP Naik 50% Diyakini Tak Akan Susutkan Penerimaan Pajak
BI Apresiasi Aturan Gaji Rp4,5 Juta/Bulan Bebas Pajak
Peraturan PTKP Keluar Juni Besok
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Target Penerimaan Pajak...
Target Penerimaan Pajak 2026 Tembus Rp2.692 Triliun, Ekonom: Bisa Jadi Pedang Bermata Dua
Penerimaan Pajak Seret...
Penerimaan Pajak Seret hingga Oktober, Realisasi Baru 70,2% dari Target 2025
DJP Targetkan Tarik...
DJP Targetkan Tarik Rp20 Triliun dari 200 Pengemplang Pajak hingga Akhir 2025
Kejar Penerimaan Pajak...
Kejar Penerimaan Pajak di 2026, Pemerintah Fokus Tertibkan Shadow Economy
IKPI Ingatkan Tax Amnesty...
IKPI Ingatkan Tax Amnesty untuk Perbaikan Manajemen Data Perpajakan
Pendapatan Negara Tumbuh...
Pendapatan Negara Tumbuh Positif di Tahun 2024
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
1 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
1 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
1 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
2 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved