Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD
Selasa, 12 April 2016 - 07:53 WIB
Rupiah Berpotensi Jaga Tren Positif di Tengah Kejatuhan USD
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah pada hari ini diperkirakan akan berkesempatan bergerak positif dengan masih cenderung melemahnya laju dolar Amerika Serikat (USD) ketika yen Jepang pada perdagangan kemarin sempat memperlihatkan kenaikan.
"Masih cenderung melemahnya laju USD dan kenaikan harga kontrak komoditas memberikan kesempatan bagi rupiah untuk dapat bergerak positif," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Diharapkan, kata dia, kondisi ini dapat kembali berlanjut dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking untuk menjaga tren penguatan rupiah. Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.165/USD serta resisten Rp13.120/USD.
Sementara, di tengah pelemahan laju IHSG akibat aksi jual saham-saham big caps terutama perbankan, laju rupiah masih melanjutkan pergerakan positif seiring sentimen yang sama dimana masih adanya imbas dari melemahnya laju USD.
"Selain itu, penguatan yen juga turut membuat USD melemah. Tampaknya keinginan pemerintah Jepang untuk melakukan intervensi terhadap yen tidak mengurangi lajunya yang tetap menguat," pungkasnya.
"Masih cenderung melemahnya laju USD dan kenaikan harga kontrak komoditas memberikan kesempatan bagi rupiah untuk dapat bergerak positif," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada di Jakarta, Selasa (12/4/2016).
Diharapkan, kata dia, kondisi ini dapat kembali berlanjut dan tidak dimanfaatkan untuk profit taking untuk menjaga tren penguatan rupiah. Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.165/USD serta resisten Rp13.120/USD.
Sementara, di tengah pelemahan laju IHSG akibat aksi jual saham-saham big caps terutama perbankan, laju rupiah masih melanjutkan pergerakan positif seiring sentimen yang sama dimana masih adanya imbas dari melemahnya laju USD.
"Selain itu, penguatan yen juga turut membuat USD melemah. Tampaknya keinginan pemerintah Jepang untuk melakukan intervensi terhadap yen tidak mengurangi lajunya yang tetap menguat," pungkasnya.
(akr)