Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Menguat
Rabu, 13 April 2016 - 12:36 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Masih Menguat
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I ini tercatat melemah meski pada pembukaan tadi pagi di wilayah positif. Pelemah ini di tengah masih menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.109/USD. Posisi tersebut masih tercatat sedikit menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.114/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.100/USD dengan kisaran harian Rp13.085-Rp13.100/USD. Posisi tersebut stabil dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.099/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih terlihat menguat ke level Rp13.103/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.110/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.096/USD. Posisi ini tercatat semakin menguat tajam dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.123/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih cukup kuat berada di zona hijau atau naik 5,57 poin atau 0,12% ke level 4.835,15. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG naik 21,35 poin atau 0,44% ke level 4.850,92. Dan pada perdagangan kemarin berakhir naik 42,60 atau 0,89% ke level 4.829,57.
Sektor saham siang ini mayoritas terapresiasi. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 2,08% disusul sektor aneka industri yang naik 1,88%. Sementara, sektor yang melemah terdalam konsumer yang melemah 0,65%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,80 triliun dengan 4,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp99,90 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,20 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,10 triliun. Tercatat 172 saham menguat, 92 melemah dan 88 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM), PT Blue Bird Tbk (BIRD), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.109/USD. Posisi tersebut masih tercatat sedikit menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.114/USD.
Sementara, berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.100/USD dengan kisaran harian Rp13.085-Rp13.100/USD. Posisi tersebut stabil dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.099/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah menutup siang hari ini masih terlihat menguat ke level Rp13.103/USD dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.110/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.096/USD. Posisi ini tercatat semakin menguat tajam dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.123/USD.
Sementara, IHSG sesi I masih cukup kuat berada di zona hijau atau naik 5,57 poin atau 0,12% ke level 4.835,15. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG naik 21,35 poin atau 0,44% ke level 4.850,92. Dan pada perdagangan kemarin berakhir naik 42,60 atau 0,89% ke level 4.829,57.
Sektor saham siang ini mayoritas terapresiasi. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah pertambangan yang naik 2,08% disusul sektor aneka industri yang naik 1,88%. Sementara, sektor yang melemah terdalam konsumer yang melemah 0,65%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,80 triliun dengan 4,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp99,90 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,20 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,10 triliun. Tercatat 172 saham menguat, 92 melemah dan 88 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Asuransi Ramayana Tbk (ASRM), PT Blue Bird Tbk (BIRD), dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), dan PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO).
(izz)
Lihat Juga :