Tanggapan Istana Soal Nama Menteri Rini dalam Korupsi di China

Rabu, 13 April 2016 - 19:27 WIB
Tanggapan Istana Soal...
Tanggapan Istana Soal Nama Menteri Rini dalam Korupsi di China
A A A
JAKARTA - Istana Kepresidenan Indonesia belum mengetahui mengenai kasus korupsi Gubernur Provinsi Hainan, China Ji Wenlin yang menyeret nama Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno. Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Dia menegaskan, belum ada informasi apapun terkait kabar keterlibatan Rini dalam kasus korupsi di Negeri Tirai Bambu tersebut "Tidak tahu (keterlibatan Menteri BUMN dalam kasus korupsi di China). Saya tidak tahu," singkatnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

(Baca Juga: Jawaban Menteri Rini Namanya Dicatut dalam Korupsi di China)

Sementara itu sebelumnya Menteri Rini menanggapi hal tersebut dengan mengatakan dirinya merasa telah difitnah lantaran namanya disangkutpautkan dalam kasus korupsi yang menjerat Ji Wenlin terkait proyek kereta api cepat dengan China Railway Construction Limited.

"Maksud saya, apapun kita sebagai bangsa dan manusia jangan memfitnah. Kalau mau apa-apa tunjukkanlah buktinya. Kasih lihat, saya ketawa. Kalau saya punya USD50 juta ya saya enggak ke sini lah. USD5 juta saja enggak ke sini. Jalan-jalan," kata Rini.

(Baca Juga: Nama Menteri Rini Disebut-sebut dalam Kasus Korupsi di China)

Pencatutan nama Menteri Rini bermula dari berita yang dilansir brudirect.com, bahwa ‎dalam pemeriksaan Ji Wenlin pada pertengahan Januari lalu terdapat pengakuan mengejutkan bila selama ini dirinya dengan Komite Pusat Partai Komunis China Zhou Yong Kang mendirikan proyek di berbagai negara. Ji Wenlin dan Zhou Yongkang mendapatkan komisi dari perusahaan-perusahaan China yang mendapatkan proyek di berbagai negara Asia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Erick Thohir Ganti Slogan...
Erick Thohir Ganti Slogan BUMN Warisan Rini Soemarno
Terungkap! Program Restrukturisasi...
Terungkap! Program Restrukturisasi BUMN dari Zaman Rini Soemarno hingga Erick Thohir
Erick Thohir Ungkap...
Erick Thohir Ungkap Alasan Tak Depak Bos BUMN Pilihan Rini Soemarno
Erick Thohir Kumpulin...
Erick Thohir Kumpulin Mantan Menteri BUMN dari Tanri Abeng hingga Rini Soemarno, Ada Apa ?
Perbandingan Kereta...
Perbandingan Kereta Cepat Shanghai vs KCJB Indonesia, dari Kecepatan hingga Tarif
Naik Kereta Cepat Whoosh...
Naik Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung hanya Rp50 Ribu, Begini Caranya!
Berita Terkini
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
13 menit yang lalu
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
33 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
44 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
51 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved