Rupiah Siang Terkapar, IHSG Balik ke Zona Merah
Kamis, 14 April 2016 - 12:31 WIB
Rupiah Siang Terkapar, IHSG Balik ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I, Kamis (14/4/2016) masih terlihat melemah dibanding penutupan kemarin. Penurunan mata uang Garuda ini mengiringi melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini, setelah sempat mampir ke zona hijau pagi tadi.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.222/USD dengan kisaran harian Rp13.209-Rp13.343/USD. Posisi tersebut terdepresiasi atau melemah sebesar 65 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.157/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, menunjukkan siang hari ini ada pada level Rp13.230/USD, atau masih melemah dengan turun tajam 100 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.130/USD.
Sementara pada data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.225/USD dengan kisaran harian Rp13.185-Rp13.250/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.238/USD. Posisi ini tercatat makin melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.096/USD.
Sedangkan IHSG sesi I balik melemah 10,56 poin atau 0,22% ke level 4.842,45. Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi, bursa saham Tanah Air tercatat menguat 18,86 poin atau 0,39% ke level 4.871,86 di tengah perkasanya bursa saham Asia. Dan pada perdagangan kemarin berakhir turun 23,43 poin atau 0,49% ke level 4.853,00.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas bergerak negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor industri dasar turun 1,26% disusul sektor konsumen yang naik 0,29%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,48 triliun dengan 3,32 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp67,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,38 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,45 triliun. Tercatat 125 saham menguat, 133 melemah dan 108 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) serta Matahari Department Store Tbk. (LPPF).
Menurut data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.222/USD dengan kisaran harian Rp13.209-Rp13.343/USD. Posisi tersebut terdepresiasi atau melemah sebesar 65 poin dari penutupan sebelumnya di level Rp13.157/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, menunjukkan siang hari ini ada pada level Rp13.230/USD, atau masih melemah dengan turun tajam 100 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.130/USD.
Sementara pada data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di level Rp13.225/USD dengan kisaran harian Rp13.185-Rp13.250/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.145/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.238/USD. Posisi ini tercatat makin melemah dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.096/USD.
Sedangkan IHSG sesi I balik melemah 10,56 poin atau 0,22% ke level 4.842,45. Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi, bursa saham Tanah Air tercatat menguat 18,86 poin atau 0,39% ke level 4.871,86 di tengah perkasanya bursa saham Asia. Dan pada perdagangan kemarin berakhir turun 23,43 poin atau 0,49% ke level 4.853,00.
Sektor saham dalam negeri siang ini mayoritas bergerak negatif. Sektor dengan pelemahan terdalam adalah sektor industri dasar turun 1,26% disusul sektor konsumen yang naik 0,29%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,48 triliun dengan 3,32 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp67,2 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,38 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,45 triliun. Tercatat 125 saham menguat, 133 melemah dan 108 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) serta Matahari Department Store Tbk. (LPPF).
(akr)
Lihat Juga :