90 Ribu Pejabat Tak Lapor LHKPN Diduga Terkait Panama Papers

Kamis, 14 April 2016 - 14:29 WIB
90 Ribu Pejabat Tak...
90 Ribu Pejabat Tak Lapor LHKPN Diduga Terkait Panama Papers
A A A
JAKARTA - Banyak pejabat negara Indonesia yang belum melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per Maret 2016 yang mencapai 90 ribu orang. Ditengarai oleh Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) memiliki keterkaitan dengan daftar nama pejabat RI yang masuk dalam daftar Panama Papers.

Sekretaris Jenderal Fitra, Yenny Soetjipto mengatakan, Panama Papers sangat berkaitan jika coba dibandingkan dengan LHKPN KPK sebagai bentuk nyata transparansi dan akuntabilitas pejabat negara. Beberapa nama pejabat negara yang masuk dalam dafar tersebut adalah Djan Faridz, Rini Soemarno, Oesman Sapta Odang, dan Rusdi Kirana.

"Meski bukan mayoritas di tengah nama pengusaha, namun para pejabat yang masuk dalam Panama Papers tidak melaporkan LHKPN. Itu cacat integritas," katanya di Kantor Seknas Fitra, Jakarta, Kamis (14/4/2016).

(Baca Juga: Masuk Daftar Panama Papers, Pejabat RI Didesak Mundur)

Menurutnya LHKPN selama ini hanya dijadikan syarat formalitas agar para pejabat negara dapat lolos menduduki jabatan empuk di pemerintahan. Selama ini, tidak ada investigasi mendalam terkait kepemilikan aset para pejabat negara yang dilaporkan di LHKPN.

"LHKPN hanya dijadikan syarat formalitas, tapi tidak ada investigasi mendalam untuk pejabat yang punya aset itu. Ini PR teman-teman KPK," imbuh dia.

Dia juga menilai sejatinya dibutuhkan penyelidikan secara mendalam mengenai integritas yang dimiliki para pejabat negara. Dengan begitu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak asal pilih dan memberikan cacat pada penyelenggara negara.

"Ini kita ingin ada reformasi dari LHKPN. Ini jangan jadi syarat administrasi yang formalitas saja. Ini jadi evaluasi bahwa sistem kita buruk dan tidak berkelanjutan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapa di Balik Geger...
Siapa di Balik Geger Pandora Papers?
Donald Trump Ancam Ambil...
Donald Trump Ancam Ambil Alih Terusan Panama, Ini Respons Presiden Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Blusukan Cari Peluang Tingkatkan Kerja Sama RI-Panama
Dubes Sukmo Harsono...
Dubes Sukmo Harsono Beberkan Capaian KBRI Panama
Kepala Humas Meta Mundur...
Kepala Humas Meta Mundur di Tengah Kontroversi Facebook Papers
Buntut Pandora Papers,...
Buntut Pandora Papers, Jaksa Chile Akan Selidiki Presiden Pinera
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
7 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
7 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
8 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
8 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
8 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved