Serikat Pekerja BUMN: Holding Bakal Tambah Panjang Birokrasi

Senin, 18 April 2016 - 20:14 WIB
Serikat Pekerja BUMN:...
Serikat Pekerja BUMN: Holding Bakal Tambah Panjang Birokrasi
A A A
JAKARTA - Rencana pembentukan holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) oleh pemerintah dikritisi oleh Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu yang justru menyatakan kebijakan tersebut akan menambah panjang rantai birokrasi. Menurutnya ketika anak usaha holding ingin mengambil keputusan bisnis atau aksi korporasi, maka harus mendapatkan persetujuan induk holding dan Kementerian BUMN.

"Kita harus melihat dulu tujuan holding tersebut disatukannya perusahaan sejenis, atau apa. Katanya bertujuan untuk penguatan modal, tapi sebenarnya tidak seperti itu. Justru menurut saya itu akan menambah jalur birokrasi dan menambah panjang," ucap Ketua Umum (Ketum) Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arief Poyuono di Jakarta, Senin (18/4/2016).

(Baca Juga: Soal Holdingisasi, Menteri Rini Dituding Ingin Jual BUMN)

Dia juga menambahkan kebijakan holding ini menurutnya justru akan membuang-buang waktu lantaran birokrasi menjadi semakin ruwet dan tidak berlandaskan pada azas bisnis suatu perusahaan dimana mereka sangat bergantung pada kecepatan waktu birokrasi.

"Birokrasinya akan panjang. Anak perusahaan holding, jika ingin membuat satu keputusan harus minta persetujuan dulu dari holding baru ke Menteri BUMN. Padahal kalau tidak ada penggabungan bisa langsung ke menterinya saja. Bisnis itu patokannya waktu. Kalau banyak waktu terbuang, mereka juga akan kehilangan peluang," pungkasnya.

(Baca Juga: Awas, Holding BUMN Energi Rawan Penumpang Gelap)
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Srikandi BUMN Hadirkan...
Srikandi BUMN Hadirkan Lingkungan Kerja yang Inklusif
Kekecewaan Jokowi pada...
Kekecewaan Jokowi pada Sejumlah BUMN Sakit, Direspons DPP Pekat IB dengan Aduan ke KPK
Diskusi Mencari Sosok...
Diskusi Mencari Sosok yang Tepat Membangkitkan BUMN
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Lima Penghargaan Terbaik Pada Ajang BUMN Branding and Marketing Award 2020
BUMN Dipangkas Jadi...
BUMN Dipangkas Jadi 30, Ini Perusahaan yang Bakal Dimerger
Erick Thohir Bakal Tutup...
Erick Thohir Bakal Tutup 7 Perusahaan BUMN yang Tak Beroperasi
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
40 menit yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
41 menit yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
55 menit yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
1 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
1 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved