Penguatan IHSG Hari Ini Diprediksi Tertahan
Rabu, 20 April 2016 - 08:31 WIB
Penguatan IHSG Hari Ini Diprediksi Tertahan
A
A
A
JAKARTA - Analis Reliance Securities Lanjar Nafi memproyeksikan laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini masih akan bergerak mixed dengan penguatan yang tertahan pada range pergerakan 4.844-4.910.
Dia mengatakan, pergerakan IHSG seakan menghapus kemungkinan terbentuknya pola head and shoulder dengan kembali menguat mendekati upper bollinger bands.
"Indikator Stochastic masih terus melebar ke arah overbought dengan pergerakan RSI yang terkonsolidasi seakan memberikan signal tekanan aksi jual yang mulai datang," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/4/2016).
Dia menjelaskan, sentimen selanjutnya masih cukup sepi, di mana hanya ada data Indeks Harga Produsen sebagai indikator inflasi komoditas dengan ekspetasi cukup positif pada Maret 2016. Termasuk, tingkat investasi langsung investor asing di Jepang pada instrumen saham dan obligasi.
Sementara, IHSG kemarin hanya mampu ditutup naik 16,40 poin atau 0,34% di level 4.881,93 dengan volume cukup besar. Sektor keuangan memimpin pelemahan dan sektor properti berhasil memimpin penguatan.
Kebijakan pemerintah mengenai tax amnesty dan peraturan kepemilikan asing di properti membuat beberapa emiten properti latah menguat. "Investor asing pun tercatat kembali melakukan aksi beli dengan catatan net buy sebesar Rp152,7 miliar seiring penguatan rupiah sebesar 0,26% pada akhir perdagangan," pungkasnya.
Dia mengatakan, pergerakan IHSG seakan menghapus kemungkinan terbentuknya pola head and shoulder dengan kembali menguat mendekati upper bollinger bands.
"Indikator Stochastic masih terus melebar ke arah overbought dengan pergerakan RSI yang terkonsolidasi seakan memberikan signal tekanan aksi jual yang mulai datang," ujarnya di Jakarta, Rabu (20/4/2016).
Dia menjelaskan, sentimen selanjutnya masih cukup sepi, di mana hanya ada data Indeks Harga Produsen sebagai indikator inflasi komoditas dengan ekspetasi cukup positif pada Maret 2016. Termasuk, tingkat investasi langsung investor asing di Jepang pada instrumen saham dan obligasi.
Sementara, IHSG kemarin hanya mampu ditutup naik 16,40 poin atau 0,34% di level 4.881,93 dengan volume cukup besar. Sektor keuangan memimpin pelemahan dan sektor properti berhasil memimpin penguatan.
Kebijakan pemerintah mengenai tax amnesty dan peraturan kepemilikan asing di properti membuat beberapa emiten properti latah menguat. "Investor asing pun tercatat kembali melakukan aksi beli dengan catatan net buy sebesar Rp152,7 miliar seiring penguatan rupiah sebesar 0,26% pada akhir perdagangan," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :