Bursa Asia Mayoritas Menguat, IHSG Dibuka Malah Tepar
Rabu, 20 April 2016 - 09:13 WIB
Bursa Asia Mayoritas Menguat, IHSG Dibuka Malah Tepar
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka tepar setelah para perdagangan kemarin ditutup menguat. IHSG hari ini dibuka melemah 5,67 poin atau 0,12% ke level 4.876,25 di tengah mayoritas menguatnya bursa saham Asia.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin tutup menguat 16,40 poin atau 0,34% ke level 4.881,93 di tengah mayoritas menguatnya bursa Asia.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, pasar saham Asia dibuka menguat dan mencapai puncak enam bulan, karena dolar Amerika Serikat (USD) jatuh dan memudar kekhawtairan tentang China yang mengangkat harga komoditas.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang nai 0,4%. Indeks Australia naik 0,8% ke level paling tinggi dalam hampir empat bulan. Indeks Nikkei tercatat naik 1,1% karena yen melemah, membawa pada kenaikan 10% dalam sembilan sesi.
Sementar, Indeks Dow Jones kemarin ditutup mampu naik 0,27% dan Indeks S&P 500 naik 0,31% ditutup di atas 2.100 untuk pertama kalinya pada tahun ini, dan Indeks Nasdaq turun 0,4%.
Selain itu, Indeks Hang Seng naik 16,61 atau 0,08% ke level 21.452,82, Indeks Shanghai menguat 8,67 poin atau 0,28% ke level 3.051,49.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,39 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp13,91 miliar dan aksi beli Rp17,31 miliar. Tercatat 24 saham menguat, 13 saham melemah dan 8 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Uniliver Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp525 menjadi Rp46.000, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 menjadi Rp10.300, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 menjadi Rp16.400.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.900 menjadi Rp97.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp425 menjadi Rp66.500, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp200 menjadi Rp16.400.
Sementara, IHSG pada perdagangan kemarin tutup menguat 16,40 poin atau 0,34% ke level 4.881,93 di tengah mayoritas menguatnya bursa Asia.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, pasar saham Asia dibuka menguat dan mencapai puncak enam bulan, karena dolar Amerika Serikat (USD) jatuh dan memudar kekhawtairan tentang China yang mengangkat harga komoditas.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang nai 0,4%. Indeks Australia naik 0,8% ke level paling tinggi dalam hampir empat bulan. Indeks Nikkei tercatat naik 1,1% karena yen melemah, membawa pada kenaikan 10% dalam sembilan sesi.
Sementar, Indeks Dow Jones kemarin ditutup mampu naik 0,27% dan Indeks S&P 500 naik 0,31% ditutup di atas 2.100 untuk pertama kalinya pada tahun ini, dan Indeks Nasdaq turun 0,4%.
Selain itu, Indeks Hang Seng naik 16,61 atau 0,08% ke level 21.452,82, Indeks Shanghai menguat 8,67 poin atau 0,28% ke level 3.051,49.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai Rp3,39 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp13,91 miliar dan aksi beli Rp17,31 miliar. Tercatat 24 saham menguat, 13 saham melemah dan 8 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Uniliver Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp525 menjadi Rp46.000, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik Rp150 menjadi Rp10.300, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp100 menjadi Rp16.400.
Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp1.900 menjadi Rp97.500, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp425 menjadi Rp66.500, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp200 menjadi Rp16.400.
(izz)
Lihat Juga :