Rupiah Dibuka Melemah Tipis Saat Euro Stabil Atas USD

Jum'at, 22 April 2016 - 10:05 WIB
Rupiah Dibuka Melemah...
Rupiah Dibuka Melemah Tipis Saat Euro Stabil Atas USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka melemah melanjutkan penurunan dari penutupan kemarin. Pelemahan rupiah hari ini di tengah defensifnya euro terhadap USD.

Data Bloomberg menunjukkan rupiah dibuka menguat di posisi Rp13.165/USD dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.152/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB terus bergerak melemah ke level Rp13.166/USD.

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance hari ini dibuka di level Rp13.168/USD, namun pada pukul 10.000 WIB bergerak ke level Rp13.160/USD. Pembukaan rupiah berdasarkan Yahoo Finance hari ini melemah tipis dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.160/USD.

Sementara, data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB berada di level Rp13.162/USD. Posisi ini stabil atau stagnan dari penutupan sebelumnya.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.182/USD.

Seperti dikutip dari Reuters hari ini, euro masih cukup stabil terhadap USD setelah sesi sebelumnya bergejolak usai pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB). Di mana pasar terjebak di antara sikap stabil ECB saat ini dan harapan stimulus lebih lanjut.

Mata uang Eropa berada di jalur untuk kenaikan mingguan sedikit terhadap mitra AS. Sementara, indeks USD terhadap enam rival mata uang utama siap menurun tipis. Indeks USD tercatat mendatar di awal perdagangan Asia di level 94,613 atau turun 0,1% untuk pekan ini.

Euro terhadap USD berada pada level 1,1291 setelah jatuh serendah di level 1,1270 pada sesi sebelumnya dari posisi puncak lebih dari satu pekan yang berada di posisi 1,1399.

Sementara USD terhadap yen juga tercatat mendatar di level 109,44, tetapi berada di jalur untuk kenaikan mingguan sebesar 0,6%. Yen tetap tertekan oleh pasar atas spekulasi bahwa Bank of Japan bisa mengambil langkah-langkah pelonggaran lebih lanjut pada awal pertemuan kebijakan berikutnya pada 27-28 April.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
14 menit yang lalu
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
1 jam yang lalu
Pertamina NRE dan Koperasi...
Pertamina NRE dan Koperasi Kemenkop Bangun PLTS KDKMP Pulau Sembur, Progres Capai 80%
10 jam yang lalu
Imbas BI Rate Naik,...
Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem
11 jam yang lalu
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
11 jam yang lalu
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved