Yen Terkikis, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Makin Kritis
Jum'at, 22 April 2016 - 17:04 WIB
Yen Terkikis, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Makin Kritis
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir pekan ini malah semakin tidak berdaya sejak tadi pagi yang dibuka melemah tipis. Pelemahan rupiah sore ini di tengah jatuhnya yen terhadap USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.194/USD dengan kisaran Rp13.145-Rp13.219/USD. Posisi itu tercatat semakin melemah hingga 42 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.152/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.192/USD. Posisi ini terlihat semakin melemah 30 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.162/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.190/USD dengan kisaran harian Rp13.160-Rp13.220/USD. Posisi tersebut melemah 30 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.160/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.182/USD.
Dilansir dari Reuters hari ini, yen terhadap USD tergelincir lebih dari 1% ke level terendah dalam 2,5 pekan setalah sebuah laporan mengatakan bahwa Bank of Japan sedang mempertimbangkan membantu bank-bank dengan menerapkan tarif negatif pada program pinjaman untuk lembaga keuangan.
BOJ dapat mempertimbangkan langkah baru jika pembuat kebijakan memutuskan untuk kembali menurunkan suku bunga negatif 0,1% untuk beberapa cadangan bank diparkir dengan bank sentral.
Yen, sering digunakan sebagai tempat yang aman pada saat gejolak pasar, telah naik sekitar 10% terhadap USD sejak akhir Januari, meskipun BOJ menambahkan suku bunga negatif untuk program stimulus pada Februari. Namun pada hari ini yen tercatat melemah 1,2% terhadap USD ke level 110,76.
"Kami melihat beberapa keringanan dari posisi yen atas spekulatif menjelang pertemuan pekan depan, dan didorong oleh laporan-laporan bahwa BOJ sedang mempertimbangkan pelonggaran tambahan. Ini memicu harapan bahwa BOJ akan bertindak lebih agresif pekan depan," kata ekonom mata uang Tokyo-Mitsubishi UFJ Lee Hardman.
Yen juga tercatat jatuh 1% terhadap mata uang tunggal Eropa di level 124,93 per euro. Terhadap USD, euro juga turun 0,2% ke level terendah dalam satu pekan ke level 1,1265.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.194/USD dengan kisaran Rp13.145-Rp13.219/USD. Posisi itu tercatat semakin melemah hingga 42 poin jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.152/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.192/USD. Posisi ini terlihat semakin melemah 30 poin dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.162/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.190/USD dengan kisaran harian Rp13.160-Rp13.220/USD. Posisi tersebut melemah 30 poin dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.160/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.169/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.182/USD.
Dilansir dari Reuters hari ini, yen terhadap USD tergelincir lebih dari 1% ke level terendah dalam 2,5 pekan setalah sebuah laporan mengatakan bahwa Bank of Japan sedang mempertimbangkan membantu bank-bank dengan menerapkan tarif negatif pada program pinjaman untuk lembaga keuangan.
BOJ dapat mempertimbangkan langkah baru jika pembuat kebijakan memutuskan untuk kembali menurunkan suku bunga negatif 0,1% untuk beberapa cadangan bank diparkir dengan bank sentral.
Yen, sering digunakan sebagai tempat yang aman pada saat gejolak pasar, telah naik sekitar 10% terhadap USD sejak akhir Januari, meskipun BOJ menambahkan suku bunga negatif untuk program stimulus pada Februari. Namun pada hari ini yen tercatat melemah 1,2% terhadap USD ke level 110,76.
"Kami melihat beberapa keringanan dari posisi yen atas spekulatif menjelang pertemuan pekan depan, dan didorong oleh laporan-laporan bahwa BOJ sedang mempertimbangkan pelonggaran tambahan. Ini memicu harapan bahwa BOJ akan bertindak lebih agresif pekan depan," kata ekonom mata uang Tokyo-Mitsubishi UFJ Lee Hardman.
Yen juga tercatat jatuh 1% terhadap mata uang tunggal Eropa di level 124,93 per euro. Terhadap USD, euro juga turun 0,2% ke level terendah dalam satu pekan ke level 1,1265.
(izz)