Rupiah Siang Ini Masih Terkapar Iringi Pelemahan IHSG
Senin, 25 April 2016 - 12:30 WIB
Rupiah Siang Ini Masih Terkapar Iringi Pelemahan IHSG
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I ini masih bergerak melemah di level Rp13.200/USD mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tertekan ke zona merah. Pelemahan bursa saham Tanah Air terjadi saat kejatuhan mayoritas bursa saham Asia.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.206/USD dengan kisaran harian Rp13.199-Rp13.242/USD. Posisi tersebut masih melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.194/USD.
Posisi rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas, siang ini masih terlihat menyusut ke level Rp13.227/USD dibanding penutupan sebelumnya di akhir pekan kemarin pada posisi Rp13.192/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah terparkir di level Rp13.205/USD dengan kisaran harian Rp13.205-Rp13.245/USD. Posisi tersebut melemah dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.190/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.235/USD. Posisi ini tercatat semakin melemah dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.169/USD.
Sementara IHSG sesi I melemah atau turun 33,29 poin atau 0,68% ke level 4.881,44 . Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG dibuka menguat di zona hijau atau bertambah 3,80 poin atau 0,08% ke level 4.918,54. Dan bursa saham Tanah Air pada perdagangan kemarin kembali ditutup tembus level 4.900 atau melesat naik 11,65 poin atau 0,24% ke level 4.914,74.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,21 triliun dengan 3,20 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp88,6 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,48 triliun. Tercatat 131 saham menguat, 157 melemah dan 81 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR). Serta saham-saham yang melemah di antaranya, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat ada pada posisi Rp13.206/USD dengan kisaran harian Rp13.199-Rp13.242/USD. Posisi tersebut masih melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.194/USD.
Posisi rupiah menurut data Sindonews bersumber dari Limas, siang ini masih terlihat menyusut ke level Rp13.227/USD dibanding penutupan sebelumnya di akhir pekan kemarin pada posisi Rp13.192/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah terparkir di level Rp13.205/USD dengan kisaran harian Rp13.205-Rp13.245/USD. Posisi tersebut melemah dari penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.190/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.235/USD. Posisi ini tercatat semakin melemah dari posisi akhir pekan kemarin yang berada di posisi Rp13.169/USD.
Sementara IHSG sesi I melemah atau turun 33,29 poin atau 0,68% ke level 4.881,44 . Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air, IHSG dibuka menguat di zona hijau atau bertambah 3,80 poin atau 0,08% ke level 4.918,54. Dan bursa saham Tanah Air pada perdagangan kemarin kembali ditutup tembus level 4.900 atau melesat naik 11,65 poin atau 0,24% ke level 4.914,74.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,21 triliun dengan 3,20 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp88,6 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,39 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,48 triliun. Tercatat 131 saham menguat, 157 melemah dan 81 stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) dan PT Astra Graphia Tbk. (ASGR). Serta saham-saham yang melemah di antaranya, PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) dan PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Lihat Juga :