Pemerintah Nilai Harga Ideal Divestasi Freeport Rp8,19 T

Selasa, 26 April 2016 - 15:22 WIB
Pemerintah Nilai Harga...
Pemerintah Nilai Harga Ideal Divestasi Freeport Rp8,19 T
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa harga ideal divestasi saham 10,64% PT Freeport Indonesia berdasarkan perhitungan replacement cost atau biaya penggantian investasi hanyalah sekitar USD630 juta atau sekitar Rp8,19 triliun dengan kurs Rp13.000/USD. Harga ini separuh lebih rendah dari harga yang ditawarkan Freeport sebesar USD1,7 miliar.

(Baca Juga: Pemerintah Tegaskan Tak Akan Ambil Divestasi Freeport)

Meski begitu Menteri ESDM, Sudirman Said menuturkan pemerintah sejauh ini belum mengajukan penawaran apapun kepada Freeport terkait 10,64% saham yang didivestasikan raksasa tambang Amerika Serikat (AS) tersebut. Harga USD630 juta baru perhitungan pemerintah dengan dasar perhitungan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Nomor 27 tahun 2013.

"Itu (USD630 juta) kan hitung-hitungan menurut metode replacement cost kan. Jadi posisi pemerintah ketika ditanya harga sahamnya, ya segitu. Menurut metode replacement cost," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/4/2016).

(Baca Juga: Kegaduhan Positif Blok Masela dan Freeport)

Dia mengungkapkan, ‎angka perhitungan pemerintah tersebut nantinya akan disampaikan kepada Freeport. Saat ini, Kementerian ESDM masih menunggu waktu terbaik untuk menyampaikannya kepada perusahaan tambang asal Negeri Paman Sam tersebut.

‎"Nanti pada waktunya. Ini masih komunikasi terus, saya kira pada waktunya harus ada kesimpulan. Nanti cari waktu yang baik," imbuh dia.

Mantan Bos PT Pindad (Persero) ini menambahkan, angka tersebut tidak menjadikan peluang untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Pemerintah Daerah (Pemda) Papua masuk dan membeli saham Freeport menjadi tertutup. Ditegaskannya, angka tersebut hanyalah perhitungan pemerintah semata.

"‎Berbeda dong perhitungan‎ sama siapa yang memutuskan mau beli. Itu hitung-hitungan menurut metode replacement cost. Jadi posisi pemerintah ketika ditanya harga sahamnya, ya segitu. Tapi nanti bagaimana atau siapa yang mau beli terserah, itu keputusan pemerintah," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Freeport Teriak Izin...
Freeport Teriak Izin Ekspor Belum Terbit, Begini Jawaban Kementerian ESDM
Telan Dana USD1,5 Miliar,...
Telan Dana USD1,5 Miliar, Progres Smelter Freeport Capai 34,9%
7 Pekerja Freeport Terjebak...
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor di Tambang Bawah Tanah, ESDM Pastikan Penanganan Cepat
Pembangunan Smelter...
Pembangunan Smelter Freeport Baru 6%, DPR: Akal-akalan Saja!
Freeport Terancam Tak...
Freeport Terancam Tak Bisa Ekspor Usai Juni 2023, Begini Perkaranya
Menteri ESDM Kirim Tim...
Menteri ESDM Kirim Tim Investigasi Terkait Kebakaran Smelter Freeport
Berita Terkini
DANA Catat Pendapatan...
DANA Catat Pendapatan UMKM Alumni SisBerdaya Naik 113%
2 jam yang lalu
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
2 jam yang lalu
Dorong Daya Saing Ekspor,...
Dorong Daya Saing Ekspor, Kemenhut-FSC Perkuat Sinergi Sertifikasi Hutan
3 jam yang lalu
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
3 jam yang lalu
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
4 jam yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved