Arab Saudi Setop Kecanduan Minyak, Sudirman Said Lihat Peluang

Rabu, 27 April 2016 - 12:59 WIB
Arab Saudi Setop Kecanduan...
Arab Saudi Setop Kecanduan Minyak, Sudirman Said Lihat Peluang
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said mengatakan rencana Arab Saudi yang tengah coba mengurangi ketergantungan kepada minyak mentah bisa menjadi peluang buat Indonesia untuk menjadi mitra dalam soal energi baru dan terbarukan. Menurutnya Saudi berencana menghabiskan minimal USD2 triliun pada sektor energi baru.

"‎Kita akan jadi mitra mereka untuk diversifikasi energi. Dari sisi ini, arah kita tidak salah. Bukan bermaksud menyingkirkan peran fosil, tapi energi baru dan terbarukan akan menjadi pertaruhan kita ke depan," terang dia di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Rabu (27/4/2016).

(Baca Juga: Pangeran Muda Arab Saudi Akan Akhiri 'Kecanduan' Minyak)

Dia menambahkan Indonesia seharusnya bisa mencontoh Saudi yang dalam fase reformasi baru melepaskan kecanduan akan minyak, meski mereka merupakan salah satu yang mempunyai sumber minyak terbesar. Menurutnya meski tercatat produksi minyak Saudi mencapai 12 juta barel per hari, namun mereka sudah mulai berpikir ke depan dengan melepaskan ketergantungan dan bergeser kepada energi terbarukan.

"Negara sekuat Arab yang produksinya 12 juta barel per hari pun sudah mulai berpikir, we can no longer relay on oil," lanjut dia.

(Baca Juga: Arab Saudi Jual Saham Perusahaan Minyak Nasional USD2 Triliun)

Langkah yang dilakukan Saudi dijelaskan berbeda jauh dengan Indonesia, dimana gairah untuk membangun energi baru dan terbarukan masih sangat kecil. Padahal, produksi minyak di Indonesia hanya 800 ribu barel per hari atau separuh dari kebutuhan minyak per harinya yang mencapai 1,5 juta barel per hari.

"Nah kita produksinya cuma separuh dari kebutuhan, tapi greget untuk energi baru dan terbarukan masih kecil. Karena itu kita habis-habisan ngebut," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Beda Sendiri dengan...
Beda Sendiri dengan Dunia, Harga Minyak Mentah RI Menguat ke USD38,07 Per Barel
Optimisme Pasar Mencuat,...
Optimisme Pasar Mencuat, Harga Patokan Minyak Mentah RI Tembus USD63,50/Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Indonesia Naik ke Level USD40,67 per Barel
Pasokan Minyak Dunia...
Pasokan Minyak Dunia Terganggu, ICP Naik Menjadi USD72,20 per Barel
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, ICP Juli 2023 Jadi USD75,06 per Barel
Intip Perbandingan Harga...
Intip Perbandingan Harga BBM di Indonesia dan Negara Tetangga Saat Minyak Dunia Meroket
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
1 jam yang lalu
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
1 jam yang lalu
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
1 jam yang lalu
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
2 jam yang lalu
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
2 jam yang lalu
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
2 jam yang lalu
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved