Kuartal I 2016, LPCK Bukukan Pendapatan Rp546 Miliar
Sabtu, 30 April 2016 - 06:23 WIB
Kuartal I 2016, LPCK Bukukan Pendapatan Rp546 Miliar
A
A
A
JAKARTA - PT Lippo Cikarang Tbk., (LPCK) mengumumkan hasil keuangan kuartal I 2016 yang berakhir pada 31 Maret 2016, sebesar Rp546 miliar.
Adapun untuk laba bersih kuartal I sebesar Rp223 miliar, sementara total aset tumbuh 1% menjadi Rp5,54 triliun dari sebelumnya Rp5,47 triliun pada tahun 2015. Pendapatan dari hunian dan apartemen tumbuh 7% menjadi Rp194 miliar dari periode yang sama 2015, sebesar Rp181 miliar. Alhasil pendapatan dari hunian dan apartemen memberi kontribusi 35% dari total pendapatan.
Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Toto Bartolomeus mengatakan kinerja keuangan yang positif ini karena strategi jitu yang diterapkan. “Strategi kami tahun 2016 mencakup produk rumah tinggal dengan segmen menengah. Dan yang menengah atas akan diluncurkan di semester kedua tahun ini,” ujarnya, Jumat (29/4/2016).
Sementara pendapatan dari Divisi Industri sebesar Rp176 miliar berkontribusi 32% terhadap total pendapatan. Pendapatan dan Pengelolaan Kota naik 12% menjadi Rp50 miliar pada Q1 2016, dari sebelumnya Rp45 miliar di periode yang sama tahun kemarin. Hal ini artinya memberi sumbangan 9% terhadap total pendapatan LPCK.
Untuk pendapatan berulang (recurring income) mengalami kenaikan 9% year on year (YoY) menjadi Rp62 miliar dan memberi kontribusi 11% dari total pendapatan Perseroan di kuartal I 2016.
LPCK, kata Toto, akan terus fokus mengembangkan kawasan world class mixed use the Globally Connected City Orange County seluas 322 hektare dengan investasi Rp250 triliun, sebagai proyek berkesinambungan untuk pertumbuhan masa depan perseroan.
Di Orange County, saat ini sudah tersedia berbagai fasilitas antara lain: Hikari Japanese School, Cinemaxx, Hypermart dan Maxx Coffee, yang disediakan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di area segitiga emas kawasan industri Cikarang. Hingga saat ini Orange County sudah meluncurkan lima apartemen, yaitu Irvine Suites, Westwood Suites, Pasadena Suites, Burbank Suites dan Glendale Park.
Adapun untuk laba bersih kuartal I sebesar Rp223 miliar, sementara total aset tumbuh 1% menjadi Rp5,54 triliun dari sebelumnya Rp5,47 triliun pada tahun 2015. Pendapatan dari hunian dan apartemen tumbuh 7% menjadi Rp194 miliar dari periode yang sama 2015, sebesar Rp181 miliar. Alhasil pendapatan dari hunian dan apartemen memberi kontribusi 35% dari total pendapatan.
Presiden Direktur PT Lippo Cikarang, Toto Bartolomeus mengatakan kinerja keuangan yang positif ini karena strategi jitu yang diterapkan. “Strategi kami tahun 2016 mencakup produk rumah tinggal dengan segmen menengah. Dan yang menengah atas akan diluncurkan di semester kedua tahun ini,” ujarnya, Jumat (29/4/2016).
Sementara pendapatan dari Divisi Industri sebesar Rp176 miliar berkontribusi 32% terhadap total pendapatan. Pendapatan dan Pengelolaan Kota naik 12% menjadi Rp50 miliar pada Q1 2016, dari sebelumnya Rp45 miliar di periode yang sama tahun kemarin. Hal ini artinya memberi sumbangan 9% terhadap total pendapatan LPCK.
Untuk pendapatan berulang (recurring income) mengalami kenaikan 9% year on year (YoY) menjadi Rp62 miliar dan memberi kontribusi 11% dari total pendapatan Perseroan di kuartal I 2016.
LPCK, kata Toto, akan terus fokus mengembangkan kawasan world class mixed use the Globally Connected City Orange County seluas 322 hektare dengan investasi Rp250 triliun, sebagai proyek berkesinambungan untuk pertumbuhan masa depan perseroan.
Di Orange County, saat ini sudah tersedia berbagai fasilitas antara lain: Hikari Japanese School, Cinemaxx, Hypermart dan Maxx Coffee, yang disediakan untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat di area segitiga emas kawasan industri Cikarang. Hingga saat ini Orange County sudah meluncurkan lima apartemen, yaitu Irvine Suites, Westwood Suites, Pasadena Suites, Burbank Suites dan Glendale Park.
(ven)
Lihat Juga :