Dolar Australia Lesu, Rupiah Ditutup Ikut Terpuruk
Selasa, 03 Mei 2016 - 17:11 WIB
Dolar Australia Lesu, Rupiah Ditutup Ikut Terpuruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup melemah meski pada pembukaan tadi mampu berada di zona hijau, bahkan hampir meninggalkan level Rp13.100/USD. Pelemahan ini di tengah melemahnya dolar Australia.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.187/USD dengan kisaran Rp13.122-Rp13.190/USD. Posisi itu tercatat melemah jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.159/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.195/USD dengan kisaran harian Rp13.118-Rp13.195/USD. Posisi tersebut memburuk dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.175/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.197/USD. Posisi ini masih terlihat melemah dari penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp13.180/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.162/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.192/USD.
Dilansir dari Reuters hari ini, yen menguat secara luas atau melompat ke level tertinggi dalam dua bulan terhadap dolar Australia dan mencapai posisi puncak dalam 18 bulan terhadap USD setelah Australia memangkas suku bunga.
USD terhadap yen jatuh ke level 105,65 atau terendah sejak Oktober 2014, karena adanya kekhawatiran atas inflasi terkendali dan pertumbuhan global yang kembali melambat.
Sementara, euro terhadap USD berhasil naik 0,4% ke level 1,1580, atau tertinggi sejak Agustus tahun lalu. Di sisi lain, Aussie terhadap yen jatuh 1,8% ke posisi 80,02 atau turun 1,4% terhadap USD ke posisi 0,7556.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.187/USD dengan kisaran Rp13.122-Rp13.190/USD. Posisi itu tercatat melemah jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.159/USD.
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir pada level Rp13.195/USD dengan kisaran harian Rp13.118-Rp13.195/USD. Posisi tersebut memburuk dibanding penutupan kemarin yang berada di level Rp13.175/USD.
Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.197/USD. Posisi ini masih terlihat melemah dari penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp13.180/USD.
Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.162/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi kemarin yang berada di posisi Rp13.192/USD.
Dilansir dari Reuters hari ini, yen menguat secara luas atau melompat ke level tertinggi dalam dua bulan terhadap dolar Australia dan mencapai posisi puncak dalam 18 bulan terhadap USD setelah Australia memangkas suku bunga.
USD terhadap yen jatuh ke level 105,65 atau terendah sejak Oktober 2014, karena adanya kekhawatiran atas inflasi terkendali dan pertumbuhan global yang kembali melambat.
Sementara, euro terhadap USD berhasil naik 0,4% ke level 1,1580, atau tertinggi sejak Agustus tahun lalu. Di sisi lain, Aussie terhadap yen jatuh 1,8% ke posisi 80,02 atau turun 1,4% terhadap USD ke posisi 0,7556.
(izz)
Lihat Juga :