Percepatan Proyek Jalan Tol Terhambat Pembebasan Lahan

Sabtu, 07 Mei 2016 - 18:31 WIB
Percepatan Proyek Jalan...
Percepatan Proyek Jalan Tol Terhambat Pembebasan Lahan
A A A
DEPOK - Pemerintah terus menggenjot proyek percepatan infrastruktur salah satunya pembangunan jalan tol. Kebutuhan di kota-kota besar, proyek jalan tol menjadi indikator kemajuan infrastruktur yang paling seksi. Namun, langkah ini selalu terhambat masalah klasik yakni pembebasan lahan.

Meski sudah ada Undang-undang Nomor 2 tahun 2012 untuk mendorong percepatan pembebasan lahan, namun aturan ini masih dalam tahap sosialisasi.

"UU Nomor 2 tahun 2012 ini untuk kepentingan umum. Jadi landasan proyek infrastruktur merupakan kewajiban pemerintah. Karena itu, apa-apa saja diperlukan kontrol pemerintah. Pada praktiknya kendala lahan ini masih jadi hambatan," kata Pengamat Hukum Infrastruktur Hermawan Juniarto, Jamal Rizki, Sabtu (7/5/2016).

Banyaknya sistem pertanahan di masyarakat yang masih berbeda membuat aturan ini juga sulit diimplementasikan. "Sistem tanah kesultanan. Lalu hak-hak adat asal tanah dijunjung tinggi. Apalagi di luar pulau Jawa," jelasnya.

Pendekatannya, kata Jamal, sejauh ini masih tahap pembelajaran dan sosialisasi oleh pemerintah daerah. Aturan tersebut menurutnya masih terhitung baru sehingga masih dalam tahap uji coba di daerah.

"Paket-paket kebijakan yang dikeluarkan pemerintah salah satunya percepatan pengadaan tanah. Membuat waktu-waktu pengadaan tanah maksimal dalam upaya percepatan pembangunan. Memang pemerintah sendiri di UU sudah mengatur kalau masyarakat enggak setuju bisa ambil konsinyasi di pengadilan. Tetapi kendalanya masyarakat enggak kooperatif," kata Jamal.

Jamal menyebutkan dalam program percepatan jalan tol saat ini pemerintah sudah berupaya secepat mungkin.

"HK keras banget upayanya mendapatkan pendanaan dan ini sifatnya penugasan. Bayangkan untuk bangun 20 kilometer saja butuh Rp4 triliun. Biasanya kalau pembangunan tol di Jawa lebih cepat karena masyarakatnya kooperatif," tandas Jamal.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
1 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
1 jam yang lalu
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
2 jam yang lalu
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
11 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
11 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
12 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved