SKK Migas Sepakati 18 Rencana Pengembangan Senilai Rp19,5 Triliun

Minggu, 08 Mei 2016 - 20:41 WIB
SKK Migas Sepakati 18...
SKK Migas Sepakati 18 Rencana Pengembangan Senilai Rp19,5 Triliun
A A A
JAKARTA - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) telah menyepakati 18 rencana pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas) selama periode Januari-April 2016, dengan total investasi sekitar USD1,496 miliar atau sekitar Rp19,5 triliun.

Kepala Humas SKK Migas Taslim Z Yunus menjelaskan, rencana pengembangan lapangan tersebut meliputi plan of development (PoD), plan of further development (PoFD), dan put on production (PoP).

“Total investasinya diperkirakan sebesar USD1,496 miliar atau sekitar Rp19,5 triliun,” katanya seperti dalam rilis yang diterima Sindonews di Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Dia menjelaskan, pengembangan lapangan-lapangan tersebut mulai berproduksi (onstream) bervariasi antara tahun 2016 hingga 2020. Sebanyak 16 lapangan berada di wilayah Barat, sisanya di wilayah Timur.

Hal ini menunjukkan di wilayah Timur masih belum banyak dilakukan kegiatan. “Padahal, potensi di Timur sangat besar,” imbuh dia.

SKK Migas mengestimasi kumulatif produksi minyak dan kondensat dari ke-18 pengembangan lapangan itu sebesar 45 juta barel. Sementara, produksi gas bumi diperkirakan sebanyak 271 miliar kaki kubik (BCF).

Menurutnya, akumulasi penerimaan negara dari produksi migas lapangan-lapangan tersebut mencapai USD3,015 miliar atau Rp39,2 triliun. Jumlah tersebut tidak termasuk dampak berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian yang muncul karena proyek-proyek itu.

“Porsi bagian negara dari penerimaan bruto rata-rata lebih dari 60%,” tuturnya.

Taslim menambahkan, SKK Migas terus berupaya mempercepat persetujuan-persetujuan yang menjadi kewenangannya. Di tengah rendah harga minyak dunia, SKK Migas mendorong kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) untuk melakukan efisiensi program dengan menjadikan kegiatan penambahan cadangan dan produksi migas sebagai prioritas.

Adapun‎ daftar 18 persetujuan pengembangan lapangan migas periode Januari-April 2016 adalah:

1. Lapangan Muara Tanjung Una (PT Pertamina EP)

2. Lapangan Minas Phase-2 (PT Chevron Pacific Indonesia)

3. Lapangan NEB-UTAF & Sabar (PetroChina International Jabung)

4. Sumur Pondok Mulia (PDL-01) (PT Pertamina EP)

5. Kuala Simpang Barat (PT Pertamina EP)

6. Lapangan Candi (PT Chevron Pacific Indonesia)

7. Lapangan Pematang (PT Chevron Pacific Indonesia)

8. Lapangan Pungut (PT Chevron Pacific Indonesia)

9. Lapangan Pager (PT Chevron Pacific Indonesia)

10. Lapangan Ubi (PT Chevron Pacific Indonesia)

11. Lapangan Benar (PT Chevron Pacific Indonesia)

12. Lapangan Minas Phase-3 (PT Chevron Pacific Indonesia)

13. Lapangan Kokoh (PT Chevron Pacific Indonesia)

14. Lapangan Pinang (PT Chevron Pacific Indonesia)

15. Lapangan Puncak (PT Chevron Pacific Indonesia)

16. Lapangan Kotabatak Phase 3 (PT Chevron Pacific Indonesia)

17. Lapangan Menggala North (PT Chevron Pacific Indonesia)

18. Lapangan Badik & West Badik (PHE Nunukan Company).
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SKK Migas Gelar Supply...
SKK Migas Gelar Supply Chain & National Capacity Summit 2024
Investor Hulu Migas...
Investor Hulu Migas Asal Kanada Hengkang dari RI, Ini Alasannya
SKK Migas Dorong Peningkatan...
SKK Migas Dorong Peningkatan Efek Berganda Hulu Migas Bagi Ekonomi Daerah
Reformasi Perizinan...
Reformasi Perizinan dan Efisiensi Rantai Suplai Jadi Fokus SKK Migas di 2026
SKK Migas dan Sucofindo...
SKK Migas dan Sucofindo Perkuat TKDN Pompa Industri Lokal
Terungkap! Cadangan...
Terungkap! Cadangan Migas RI Naik Jadi 131,2 Juta Barel
Berita Terkini
Pemerintah Perkuat Perdagangan...
Pemerintah Perkuat Perdagangan Karbon Kehutanan demi Tingkatkan Kepercayaan Pasar
50 menit yang lalu
Pertamina Regional Jawa...
Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
1 jam yang lalu
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
1 jam yang lalu
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
1 jam yang lalu
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
2 jam yang lalu
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
2 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved