Rupiah Dibuka Menguat Tipis Saat Yen Defensif

Rabu, 11 Mei 2016 - 10:26 WIB
Rupiah Dibuka Menguat...
Rupiah Dibuka Menguat Tipis Saat Yen Defensif
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tipis dan tetap bertahan dikisaran level Rp13.200/USD. Tren positif mata uang Garuda terjadi di tengah pergerakan defensif Yen setelah Bank Of Japan (BOJ) memberikan sinyal akan melakukan intervensi untuk melemahkan mata uang.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka menguat pagi ini pada level Rp13.271/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.333/USD

Sementara posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance, di sesi pembukaan hari ini menunjukkan penurunan di level Rp13.288/USD dan pada pukul 09.53 WIB sempat bergerak membaik ke posisi Rp13.280. Tapi dibandingkan pembukaan, posisi rupiah melemah dari penutupan sebelumnya Rp13.285/USD

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pagi ada pada level Rp13.285/USD. Posisi ini membaik, apabila melihat dari penutupan kemarin yang terparkir di level Rp13.290/USD.

Menurut data Bloomberg, rupiah tercatat menguat pagi ini saat dibuka pada posisi Rp13.274/USD pagi ini dengan kisaran harian Rp13.260-Rp13.295/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah cenderung menguat dibandingkan kemarin pada level Rp13.286/USD.

Dilansir Reuters, Rabu (11/5/2016) di pasar mata uang Yen terlihat bertahan ketika BOJ siap melakukan intervensi. Tercatat yen terhadap USD hari ini melemah ke posisi 109.28 atau tergelincir 3,4% dari posisi tertinggi dalam 18 bulan pada 3 Mei di level 105.55.

USD sendiri mendapatkan dukungan dari pernyataan The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) yang menerangkan kenaikan suku bunga acuan (Fed rate) tergantung data US payrolls. Presiden New York Fed William Dudley mengatakan masuk akal apabila ada harapan Bank Sentral AS akan menaikkan suku bunga dua kali pada tahun ini.

Indeks USD terhadap enam mata uang utama tercatat mengalami kenaikan selama dua pekan terakhir. Kemarin USD tercatat berada di tren positif ke level 94.356, dan hari ini berakhir di posisi 94.234 atau pulih sebesar 2,5%. Sedangkan euro pada perdagangan hari ini sedikit tergelincir terhadap USD ke level 1.1372.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
19 menit yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
39 menit yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
1 jam yang lalu
Dirut Himbara Dikumpulin...
Dirut Himbara Dikumpulin Dasco Bersama Mensesneg, Bahas Apa?
2 jam yang lalu
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
2 jam yang lalu
555 Angkatan Pertama...
555 Angkatan Pertama PNS Otorita IKN Resmi Dilantik, Basuki: Bangun Ibu Kota Nusantara Tak Gampang
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved