Kebijakan Berbayar Turunkan Impor Plastik 2%

Senin, 16 Mei 2016 - 17:31 WIB
Kebijakan Berbayar Turunkan...
Kebijakan Berbayar Turunkan Impor Plastik 2%
A A A
JAKARTA - Deputi Bidang Distribusi Statistik dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Sasmito Hadi Wibowo mengungkapkan, produsen plastik Indonesia gesit mengantisipasi pemberlakuan aturan plastik berbayar di Indonesia. Hal ini terbukti dengan turunnya impor plastik dan barang-barang plastik pada April 2016 sebesar 2%.

Sasmito mengatakan, kemungkinan besar produsen plastik mengurangi jumlah produksinya karena sistem bayar plastik yang telah ditetapkan pemerintah. Karena selama ini, bahan baku pembuat plastik masih diimpor dari luar negeri.

"Plastik dan barang-barang plastik turun 2%. Plastik kenapa turun? Dampak dari kebijakan untuk plastik berbayar sehingga produsen mengantisipasi dengan cepat bahwa kemugkinan penggunaan plastik berkurang, sehingga mereka produksinya dikurangi dan bahan baku dari impornya pun dikurangi," terangnya, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Sasmito juga mengatakan, pemerintah sudah melakukan kebijakan tepat juga tentang bahaya plastik untuk masa depan dengan pemberlakukan plastik berbayar tersebut. Belum lagi dengan adanya ketentuan plastik yang dipajaki. Pasti akan semakin membatasi ruang gerak produsen plastik untuk impor bahan baku plastik.

"Nanti ada ketentuan plastik harus dipajaki sehingga mau enggak mau produsen kita yang menggunakan bahan baku plastik mengurangi produksinya, dan bahan-bahan baku plastik yang mereka impor dari luar tentu bisa dikurangi," tutup dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Upaya Mengurangi Kantong...
Upaya Mengurangi Kantong Plastik Sekali Pakai
Digempur Produk Impor,...
Digempur Produk Impor, Industri Bahan Baku Plastik Perlu Dilindungi
Usung Keberlanjutan,...
Usung Keberlanjutan, Plastics & Rubber Indonesia Seri ke-35 Segera Dibuka
CCOF Bantu Daur Ulang...
CCOF Bantu Daur Ulang Sampah Plastik di Kalimantan dan Sulawesi
Go Internasional, Kartonplas...
Go Internasional, Kartonplas Diperkenalkan dalam Pameran Plastic dan Rubber Thailand 2023
Proteksi Industri Hilir,...
Proteksi Industri Hilir, Impor Barang Jadi Plastik Perlu Diperketat
Berita Terkini
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
5 menit yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
50 menit yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
58 menit yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
3 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved