IHSG Masih dalam Tren Pelemahan
Rabu, 18 Mei 2016 - 08:30 WIB
IHSG Masih dalam Tren Pelemahan
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (18/5/2016) diperkirakan masih berada di dalam tren pelemahan dengan area target support 4.697-4.713 dan masih di bawah area target resisten 4.761-4.794.
“Laju IHSG yang masih dalam tren pelemahan, tampaknya masih akan dijauhi sementara waktu oleh pelaku pasar. Meski demikian, kami pantau pelemahan yang terjadi mulai terbatas dan seharusnya dapat memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk masuk,” ujar Head of Research NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) Reza Priyambada, Rabu (18/5/2016).
Dia menyarankan masuk secara selektif pada saham-saham yang mulai rebound. “Laju IHSG masih diharapkan untuk berkurang pelemahannya meskipun kami juga masih waspada terkait masih adanya potensi pelemahan lanjutan,” katanya.
Di sisi lain, bursa saham Asia mampu melanjutkan pergerakan positif setelah terimbas pelemahan Yen disertai harapan untuk pemerintahan Jepang terkait stimulus kebijakan fiskalnya setelah PM Jepang, Shinzo Abe, mengatakan mayoritas pemimpin menyetujui untuk memberikan stimulus tambahan guna membuat perekonomian global kembali direspons positif oleh para investor. Tak hanya itu, masih melemahnya Yen serta crude oil prices yang menguji resisten USD50/barrel turut berkontribusi terhadap pergerakan bursa Asia.
Rilis positif dari kinerja saham-saham konstruksi energi seiring dengan masih bergerak naiknya harga minyak mentah dunia tertutupi oleh pelemahan saham-saham otomotif setelah adanya rekomendasi downgrade terhadap saham-saham tersebut. Dirilisnya data Inflasi UK sebesar 0,3% atau lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus sebesar 0,5% membuat mayoritas bursa saham Eropa kembali berada di zona hijau dipimpin oleh sektor perbankan serta Vodafone PLC. Akan tetapi, di sisi lain melemahnya laju USD terhadap EUR dijadikan momentum pelaku pasar untuk melakukan aksi belinya pada sektor energi.
Adanya pernyataan dari The Fed yang akan mencoba untuk menaikan suku bunga Fed rate di periode Juni-Juli dengan rencana kenaikans sekitar 0,25%-0,50% memberikan sentimen negatif pada laju bursa saham AS yang berbalik melemah. Rilis housing starts, building permits, hingga industrial production yang cenderung membaik tampaknya belum mendapat respon positif dari para pelaku pasar.
Pertimbangan saham-saham:
ACES 885-915 | Longwhite candlestick indicating Bullish three outside up. Price has closed above its MA20 dayline and RSI still up. | Trd buy slm bertahan di atas 885. SL 875
ASII 6250-6500 | Hammer after spinning candlestick indicating bullish hammer possibility. Williams %R has formed goldencross in oversold area supported by its volume. | Trd buy slm bertahan di atas 6250. SL 6200
SMRA 1380-1450 | Spinning candlestick indicating bullish homing pigeon. Stochastic and RSI looks like to hike from oversold area. | Trd buy slm bertahan di atas 1380. SL 1365
BDMN 2900-3070 | Hammer after black candlestick indicating reversal and also bullish hammer possibility. Stochastic still in oversold area and still traded below its MA20 dayline. | Trd buy slm bertahan di atas 2900. SL 2880
PWON 510-525 | Longwhite candlestick indicating bullish breakaway. Price has touched its MA20 dayline with bollinger band still maintain at the middle. | Trd buy slm bertahan di atas 510. SL 498
SCMA 3300-3400 | Longwhite candlestick indicating bullish engulfing possibility. Price still maintain at the middle bollinger band and Williams %R showed in overbought area. | Speculative buy slm bertahan di atas 3300. SL 3270
ROTI 1470-1520 | White marubozu indicating bullish continuing. RSI and MACD trying to hike in overbought area. | Speculative buy slm bertahan di atas 1470. SL 1450
“Laju IHSG yang masih dalam tren pelemahan, tampaknya masih akan dijauhi sementara waktu oleh pelaku pasar. Meski demikian, kami pantau pelemahan yang terjadi mulai terbatas dan seharusnya dapat memberikan kesempatan bagi pelaku pasar untuk masuk,” ujar Head of Research NH Korindo Securities Indonesia (NHKSI) Reza Priyambada, Rabu (18/5/2016).
Dia menyarankan masuk secara selektif pada saham-saham yang mulai rebound. “Laju IHSG masih diharapkan untuk berkurang pelemahannya meskipun kami juga masih waspada terkait masih adanya potensi pelemahan lanjutan,” katanya.
Di sisi lain, bursa saham Asia mampu melanjutkan pergerakan positif setelah terimbas pelemahan Yen disertai harapan untuk pemerintahan Jepang terkait stimulus kebijakan fiskalnya setelah PM Jepang, Shinzo Abe, mengatakan mayoritas pemimpin menyetujui untuk memberikan stimulus tambahan guna membuat perekonomian global kembali direspons positif oleh para investor. Tak hanya itu, masih melemahnya Yen serta crude oil prices yang menguji resisten USD50/barrel turut berkontribusi terhadap pergerakan bursa Asia.
Rilis positif dari kinerja saham-saham konstruksi energi seiring dengan masih bergerak naiknya harga minyak mentah dunia tertutupi oleh pelemahan saham-saham otomotif setelah adanya rekomendasi downgrade terhadap saham-saham tersebut. Dirilisnya data Inflasi UK sebesar 0,3% atau lebih rendah dibandingkan ekspektasi konsensus sebesar 0,5% membuat mayoritas bursa saham Eropa kembali berada di zona hijau dipimpin oleh sektor perbankan serta Vodafone PLC. Akan tetapi, di sisi lain melemahnya laju USD terhadap EUR dijadikan momentum pelaku pasar untuk melakukan aksi belinya pada sektor energi.
Adanya pernyataan dari The Fed yang akan mencoba untuk menaikan suku bunga Fed rate di periode Juni-Juli dengan rencana kenaikans sekitar 0,25%-0,50% memberikan sentimen negatif pada laju bursa saham AS yang berbalik melemah. Rilis housing starts, building permits, hingga industrial production yang cenderung membaik tampaknya belum mendapat respon positif dari para pelaku pasar.
Pertimbangan saham-saham:
ACES 885-915 | Longwhite candlestick indicating Bullish three outside up. Price has closed above its MA20 dayline and RSI still up. | Trd buy slm bertahan di atas 885. SL 875
ASII 6250-6500 | Hammer after spinning candlestick indicating bullish hammer possibility. Williams %R has formed goldencross in oversold area supported by its volume. | Trd buy slm bertahan di atas 6250. SL 6200
SMRA 1380-1450 | Spinning candlestick indicating bullish homing pigeon. Stochastic and RSI looks like to hike from oversold area. | Trd buy slm bertahan di atas 1380. SL 1365
BDMN 2900-3070 | Hammer after black candlestick indicating reversal and also bullish hammer possibility. Stochastic still in oversold area and still traded below its MA20 dayline. | Trd buy slm bertahan di atas 2900. SL 2880
PWON 510-525 | Longwhite candlestick indicating bullish breakaway. Price has touched its MA20 dayline with bollinger band still maintain at the middle. | Trd buy slm bertahan di atas 510. SL 498
SCMA 3300-3400 | Longwhite candlestick indicating bullish engulfing possibility. Price still maintain at the middle bollinger band and Williams %R showed in overbought area. | Speculative buy slm bertahan di atas 3300. SL 3270
ROTI 1470-1520 | White marubozu indicating bullish continuing. RSI and MACD trying to hike in overbought area. | Speculative buy slm bertahan di atas 1470. SL 1450
(dmd)
Lihat Juga :