BI Jaga Suku Bunga Acuan Tetap di Level 6,75%
Kamis, 19 Mei 2016 - 18:44 WIB
BI Jaga Suku Bunga Acuan Tetap di Level 6,75%
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI rate pada Mei 2016 di level 6,75%. Rapat Dewan Gubernur (RDG) bulanan yang berlangsung 18-19 Mei 2016 juga menetapkan lending facility tetap bertahan di level 7,25% dan suku bunga deposit facility sebesar 4,75% yang mulai berlaku sejak 20 Mei 2016.
Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, BI rate tersebut setara dengan suku bunga operasi moneter 12 bulan. Sedangkan sejalan dengan reformulasi kebijakan, BI mengumumkan BI 7 days Reverse Repurchase Agreement (Repo) rate akan tetap berada pada level 5,5%
"Stabilitas makro ekonomi kita masih terjaga dengan baik, inflasi kita juga baik dengan kisaran 4 plus minus 1% dan nilai tukar rupiah juga stabil, di tengah perlambatan ekonomi global," ucap dia di Gedung BI, Kamis (19/5/2016).
Dengan keputusan ini maka term structure BI adalah sebagai berikut, tenor 7 hari sebesar 5,50%, tenor 2 minggu sebesar 5,60%, untuk tenor 1 bulan sebesar 5,80%, tenor 3 bulan sebesar 6,20%, tenor 6 bulan sebesar 6,45%, tenor 9 bulan sebesar 6,60%,dan tenor 12 bulan sebesar 6,75%.
Dia menambahkan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam pengendalian inflasi. "Koordinasi BI dan pemerintah juga guna penguatan stimulus pertumbuhan, dan reformasi struktural, sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tandasnya.
Sebelumnya, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali pada Januari-Maret 2016 dari 7,50% ke 6,75%, dan tetap berada di angka 6,75% dari April hingga Mei ini.
Gubernur BI Agus DW Martowardojo mengatakan, BI rate tersebut setara dengan suku bunga operasi moneter 12 bulan. Sedangkan sejalan dengan reformulasi kebijakan, BI mengumumkan BI 7 days Reverse Repurchase Agreement (Repo) rate akan tetap berada pada level 5,5%
"Stabilitas makro ekonomi kita masih terjaga dengan baik, inflasi kita juga baik dengan kisaran 4 plus minus 1% dan nilai tukar rupiah juga stabil, di tengah perlambatan ekonomi global," ucap dia di Gedung BI, Kamis (19/5/2016).
Dengan keputusan ini maka term structure BI adalah sebagai berikut, tenor 7 hari sebesar 5,50%, tenor 2 minggu sebesar 5,60%, untuk tenor 1 bulan sebesar 5,80%, tenor 3 bulan sebesar 6,20%, tenor 6 bulan sebesar 6,45%, tenor 9 bulan sebesar 6,60%,dan tenor 12 bulan sebesar 6,75%.
Dia menambahkan, BI akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dalam pengendalian inflasi. "Koordinasi BI dan pemerintah juga guna penguatan stimulus pertumbuhan, dan reformasi struktural, sehingga mampu menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tandasnya.
Sebelumnya, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebanyak tiga kali pada Januari-Maret 2016 dari 7,50% ke 6,75%, dan tetap berada di angka 6,75% dari April hingga Mei ini.
(akr)