Lion Air Kurangi Penerbangan Yogyakarta-Balikpapan hingga 18 Juni

Sabtu, 21 Mei 2016 - 00:25 WIB
Lion Air Kurangi Penerbangan...
Lion Air Kurangi Penerbangan Yogyakarta-Balikpapan hingga 18 Juni
A A A
YOGYAKARTA - Maskapai penerbangan Lion Air menghentikan sementara salah satu jadwal penerbangan rute Yogyakarta-Balikpapan. Mereka mengklaim pengurangan rute penerbangan ini bukan dampak dari sanksi yang dijatuhkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Humas Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Edwin Wibowo mengungkapkan, berdasarkan pemberitahuan dari manajemen maskapai penerbangan Lion Air, mereka menghentikan sementara salah satu jadwal penerbangan Yogyakarta-Balikpapan hingga 18 Juni mendatang. Setelah tanggal tersebut perjalanan maskapai kembali normal. “Di Yogya rute Lion Air banyak, tetapi yang dibatalkan hanya satu itu,” ujarnya, Jumat (20/5/2016).

Edwin menuturkan, selama ini Lion Air melayani rute penerbangan Yogya-Balikpapan sebanyak tiga kali dalam sehari. Penerbangan tersebut mereka layani masing-masing pukul 07.45, 13.05 dan pukul 18.55 WIB. Berdasarkan surat dari Lion Air mereka akan mengurangi penerbangan hingga 18 Juni 2016 untuk jadwal pukul 18.55 WIB.

Sampai berita ini diturunkan, Area Manajer Lion Air Jawa Tengah DIY, Widi Widayanti belum bisa dimintai keterangan terkait hal tersebut. Humas Lion Air Yogyakarta, Andy M Salahudin juga tidak bisa dikonfirmasi karena nomor kedua pejabat tersebut ketika dihubungi tidak ada yang merespons.

Saat mendatangi kantor perwakilan Lion Air di kawasan Seturan, Babarsari, salah seorang Sales Representatif Ivan Agus menjelaskan, operasional penerbangan Lion Air (termasuk Batik Air dan Wings Air) tetap berjalan normal. Saat ini tidak ada pembatalan penerbangan akibat dari sanksi yang diterima. “Di Yogyakarta normal-normal saja,” ucapnya.

Terkait dengan pengurangan beberapa jadwal penerbangan Lion Air, dia menyebutkan, hal tersebut normal, dan selalu dilakukan oleh setiap maskapai pada saat menjelang atau awal-awal Ramadan karena periode tersebut merupakan low seasson. Di mana aktivitas perjalanan pesawat terjadi penurunan.

Menurutnya, pengurangan jadwal penerbangan seperti ini normal dilakukan setiap tahun oleh seluruh maskapai mengingat akan terjadi penurunan jumlah penumpang ketika low season. Biasanya, para penumpang akan diberi alternatif penawaran, yaitu melakukan refund tanpa potongan atau mengganti dengan penerbangan jam sebelumnya tanpa ada tambahan biaya.

“Selama pengurangan jadwal tersebut kami melakukan maintenance pesawat,” imbuhnya.

Maintenance ini sangat diperlukan untuk mempersiapkan mereka menghadapi high season terutama musim lebaran nanti. Perusahaan sudah menetapkan high season pada Lebaran nanti mulai 17 Juni hingga 18 Juli 2016.

Terkait dengan pembekuan ground handling atas nama PT Lion Group (Badan Usaha/Perusahaan berbeda dengan Lion Air) di Bandara Soekarno-Hatta oleh Kemenhub, PT Lion Mentari Airlines (Lion Air) akan menangani sendiri (self handling) seluruh kegiatan di Bandara Soekarno-Hatta.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Super Jet Resmi Beroperasi,...
Super Jet Resmi Beroperasi, Warga Net Pertanyakan THR Lion Air Selama Dua Tahun
Pesawat Lion Air Tergelincir
Pesawat Lion Air Tergelincir
3 Maskapai Milik Lion,...
3 Maskapai Milik Lion, Nomor 1 Rajanya Pelosok Tanah Air
3 Maskapai di Bawah...
3 Maskapai di Bawah Lion Air Group, Ini Daftarnya
Lion Air Investigasi...
Lion Air Investigasi Video Viral Paket yang Dilempar dari Pesawat
Pelamar Kerja Lion Air...
Pelamar Kerja Lion Air Membeludak, Jalan Suryadarma Tangerang Macet Parah
Berita Terkini
Dana Pensiun PNS Malaysia...
Dana Pensiun PNS Malaysia Jadi Korban eFishery, Kerugian Capai Rp855 Miliar
47 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Stagnan Rp2,61 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
1 jam yang lalu
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
2 jam yang lalu
Biaya Nongkrong Kian...
Biaya Nongkrong Kian Mahal, Bikin Orang Enggan Bertemu
3 jam yang lalu
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
4 jam yang lalu
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
14 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved