RNI Impor Sapi Perdana dari Australia

Sabtu, 21 Mei 2016 - 18:26 WIB
RNI Impor Sapi Perdana...
RNI Impor Sapi Perdana dari Australia
A A A
JAKARTA - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) telah melaksanakan impor sapi perdana dari Australia pada caturwulan ke-2 (dua) di 2016 ini. Sapi impor yang diberangkatkan dari Pelabuhan Wyndham, Australia, saat ini telah mengisi peternakan sapi PT RNI, di Jatitujuh, Majalengka.

Direktur Utama PT RNI Didik Prasetyo mengatakan, sapi bakalan tersebut akan digemukkan di lokasi peternakan sapi milik PT RNI.

“Setelah melalui masa penggemukan, sapi tersebut akan dipotong di RPH yang telah terdaftar sebagai supply chain PT RNI, lalu dipasarkan kepada masyarakat,” kata Didik di jakarta sabtu (21/5/2016).

Didik berharap, melalui penerapan pola integrasi peternakan dan perkebunan, impor sapi ini dapat memberi nilai tambah bagi perusahaan terutama dalam hal pemanfaatan sumber pupuk organik.

“Dilakukannya impor ini juga dalam rangka optimalisasi aset kandang sapi milik PT RNI di Jatitujuh, Majalengka,” ungkapnya.

Ke depan, PT RNI berupaya semakin memperkuat bisnis penggemukan sapi dengan mengembangkan area seluas ± 50 ha di Jatitujuh, Majalengka, untuk disiapkan sebagai peternakan sapi yang mampu menampung hingga 50.000 ekor sapi potong dalam setahun.

Peternakan sapi tersebut akan dikembangkan secara terintegrasi dengan industri tebu PT RNI melalui proyek integrasi peternakan sapi. Di samping itu, membuka peluang untuk melakukan pembinaan kepada masyarakat dalam rangka pengembangan peternakan sapi sebagai wujud kepedulian PT RNI kepada masyarakat sekitar.

“Pakan sapi dipenuhi secara mandiri melalui pemanfaatan pucuk tebu dan rumput gajah. Kotoran hewan akan diolah menjadi pupuk cair dan pupuk organik yang bermanfaat untuk perkebunan dan biogasnya akan dimanfaatkan sebagai sumberdaya energi bagi masyakarat. Pengelolaan dilakukan dengan pendekatan zero waste,” ungkap Didik.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dahsyat! Laba Bersih...
Dahsyat! Laba Bersih RNI Tumbuh 192 Persen di Kuartal III
Perum BULOG dan PT Rajawali...
Perum BULOG dan PT Rajawali Nusantara Indonesia Teken MoU untuk Pengelolaan Pergudangan hingga Pengembangan Digitalisasi Logistik
Erick Thohir Ubah Nomenklatur...
Erick Thohir Ubah Nomenklatur RNI, Ini Susunan Direksi Terbaru
8 Perusahaan Dilebur,...
8 Perusahaan Dilebur, Holding BUMN Klaster Pangan Dibentuk Akhir 2020
Gandeng Karang Taruna...
Gandeng Karang Taruna Nasional, RNI Buka Peluang Kewirausahaan Milenial di Pedesaan
Frans Marganda Tambunan...
Frans Marganda Tambunan Resmi Jabat Dirut Holding BUMN Pangan
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
9 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
10 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
10 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
11 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
11 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
11 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved