Rupiah Berakhir Dihajar USD, Euro Menyusut

Selasa, 24 Mei 2016 - 17:18 WIB
Rupiah Berakhir Dihajar...
Rupiah Berakhir Dihajar USD, Euro Menyusut
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup makin terpuruk, ketika USD mengurangi kerugian terhadap yen pada pasar mata uang. Pada sesi sebelumnya USD sempat tertekan hampir 1% untuk menyentuh level terendah 109.12.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.638/USD dengan kisaran Rp13.570-Rp13.703/USD. Posisi ini tercatat melemah sebesar 66 poin jika dibanding penutupan kemarin di level Rp13.572/USD.

Sementara, berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.667/USD dan tercatat masih belum membaik dari penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp13.585/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini ditutup pada level Rp13.670/USD dengan kisaran harian Rp13.578-Rp13.710/USD. Posisi tersebut tidak lebih baik dibandingkan penutupan sebelumnya Rp13.580/USD

Di sisi lain, rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini terparkir ke level Rp13.606/USD. Posisi ini tercatat membaik, meski tidak signifikan dari posisi kemarin Rp13.607/USD.

Dilansir Reuters, Selasa (24/5/2016) USD kembali ke trek positif untuk menutup hari ini dengan kenaikan 0,4% ke level 109.40 terhadap yen, untuk mendekati level tertinggi pada akhir pekan kemarin 110.59. Secara keseluruhan, USD telah diperkuat oleh sinyal The Fed untuk menaikkan kembali suku bunga acuan (Fed rate) lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

"Tekanan kepada yen menjadi lebih kuat saat pasar saham melemah dan kejatuhan komoditas. Indeks USD cukup kokoh secara keseluruhan di tengah persiapan pasar menanti kenaikan Fed rate di bulan Juni," jelas Analis FX IG Securities Junichi Ishikawa.

Indeks dolar terhadap enam mata uang utama lainnya cenderung bertahan naik di level 95.33, tidak jauh berbeda dari level tertinggi sejak 29 Maret pada Kamis kemarin di posisi 95.520. Sedangkan euro lebih rendah 0,1% terhadap USD menjadi 1.1210 meningkat dibandingkan posisi terendah sejak Maret pada level 1.1180.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
3 Keuntungan Rusia Jika...
3 Keuntungan Rusia Jika Perang Melawan Ukraina Berakhir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved