Rupiah Diramal Bergerak Mendatar Hari Ini
Rabu, 25 Mei 2016 - 09:24 WIB
Rupiah Diramal Bergerak Mendatar Hari Ini
A
A
A
JAKARTA - Laju rupiah diperkirakan pada hari ini akan bergerak mendatar dimana pelemahan mata uang Garuda mulai terlihat terbatas. Mulai berkurangnya penguatan dolar Amerika Serikat (USD) seiring membaiknya nilai tukar Yen cukup berimbas pada laju Rupiah.
"Laju Rupiah kembali diuji batas pelemahannya. Meski masih dalam tren melemah namun, terlihat sudah mulai terbatas yang diharapkan dapat diimbangi dengan adanya pembalikan arah menguat dengan memanfaatkan penguatan Yen tersebut," jelas Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (25/5/2016).
Lanjut dia di sisi lain terbatasnya pelemahan laju rupiah seiring dengan respon pelaku pasar terhadap rilis Bank Indonesia (BI) terkait aliran dana asing yang sepanjang Q1-15 mengalami kenaikan hingga USD 5 miliar atau di atas estimasi BI. Ditambah rencana Pemerintah yang akan memantau implementasi Paket Kebijakan Ekonomi dengan membentuk satuan tugas serta rilis Fitch Rating yang mengafirmasi Indonesia di level investment grade.
Meski begitu menurutnya harus diwaspadai laju rupiah yang akan kembali bergerak melemah. Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.615/USD serta resisten Rp13.605/USD dan tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah.
"Rupiah diharapkan bisa memanfaatkan momen untuk dapat sedikit bergerak menuju teritori positif. Apalagi jika laju USD masih terlihat melemah terhadap Yen sehingga rupiah dapat kembali menjadikan moment tersebut untuk bergerak positif," tandasnya.
"Laju Rupiah kembali diuji batas pelemahannya. Meski masih dalam tren melemah namun, terlihat sudah mulai terbatas yang diharapkan dapat diimbangi dengan adanya pembalikan arah menguat dengan memanfaatkan penguatan Yen tersebut," jelas Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (25/5/2016).
Lanjut dia di sisi lain terbatasnya pelemahan laju rupiah seiring dengan respon pelaku pasar terhadap rilis Bank Indonesia (BI) terkait aliran dana asing yang sepanjang Q1-15 mengalami kenaikan hingga USD 5 miliar atau di atas estimasi BI. Ditambah rencana Pemerintah yang akan memantau implementasi Paket Kebijakan Ekonomi dengan membentuk satuan tugas serta rilis Fitch Rating yang mengafirmasi Indonesia di level investment grade.
Meski begitu menurutnya harus diwaspadai laju rupiah yang akan kembali bergerak melemah. Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.615/USD serta resisten Rp13.605/USD dan tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju rupiah.
"Rupiah diharapkan bisa memanfaatkan momen untuk dapat sedikit bergerak menuju teritori positif. Apalagi jika laju USD masih terlihat melemah terhadap Yen sehingga rupiah dapat kembali menjadikan moment tersebut untuk bergerak positif," tandasnya.
(akr)