Datangi Kediaman JK, BPS Data Sensus Ekonomi

Jum'at, 27 Mei 2016 - 08:49 WIB
Datangi Kediaman JK,...
Datangi Kediaman JK, BPS Data Sensus Ekonomi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mendatangi kediaman Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk melakukan pendataan sensus ekonomi 2016.

Kepala BPS, Suryamin mengatakan, sensus ekonomi kali ini diadakan selama sebulan dari 1 Mei hingga 31 Mei 2016. Pihaknya mendata lengkap dari rumah ke rumah.

"Perlu kami laporkan, pendataan sensus ekonomi untuk mendata secara lengkap dari rumah ke rumah. Untuk rumah tangga akan kami tanyakan apa punya usaha," ujarnya di Jakarta, Jumat (27/5/2016).

Setelah itu, kata dia, juga akan melakukan hal yang sama ke perusahaan. Baik yang memiliki tempat usaha tetap dan berpindah seperti pedagang.

Kemudian, sensus dari perusahaan ke perusahaan baik yang tetap dan tidak tetap, pedagang keliling, bisnis online disisir semua oleh BPS. Cakupan sensus ekonomi seluruh lapangan usaha kecuali pertanian.

Suryamin mengemukakan, sedang mendata lengkap jumlah usaha di Indonesia. Sebagai gambaran, sensus ekonomi terakhir 10 tahun lalu mencatat ada 22,6 juta usaha.

"Kami sedang data lengkap, kami belum tahu dapat berapa juta usaha. Gambaran sepuluh tahun sekali 22,6 juta usaha dan perusahaan pada 2006," pungkasnya.

Adapun data tersebut nantinya akan disajikan di pidato Presiden Joko Widodo pada 16 Agustus tapi masih tahap pertama dan selengkapnya pada akhir tahun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Kepala BPS RI Siapkan...
Kepala BPS RI Siapkan Sensus Pertanian dan Canangkan Desa Cantik di Pangkep
Jumlah Orang Indonesia...
Jumlah Orang Indonesia Bepergian ke Luar Negeri Naik 55 Persen
Tumbuh 53 Persen, Oktober...
Tumbuh 53 Persen, Oktober 2021 Ekspor RI Capai Rp312 Triliun
BPS: Impor Indonesia...
BPS: Impor Indonesia Naik 1,64% di Juli 2022
Angka Kemiskinan dan...
Angka Kemiskinan dan Pengangguran di Natuna Naik, Ini Penyebabnya
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
49 menit yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
57 menit yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
1 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
2 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
2 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
3 jam yang lalu
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved