Rupiah Siang Naik Tipis Iringi Penguatan IHSG
Jum'at, 27 Mei 2016 - 12:04 WIB
Rupiah Siang Naik Tipis Iringi Penguatan IHSG
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi I masih menguat terbatas di kisaran level Rp13.500/USD. Kenaikan tipis rupiah melengkapi penguatan IHSG siang ini yang bertahan di zona hijau.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat mulai membaik ke level Rp13.581/USD dengan kisaran harian Rp13.559- Rp13.589/USD. Dibandingkan posisi kemarin di level Rp13.584/USD, posisi rupiah naik tipis tiga poin.
Penguatan rupiah juga terlihat menurut data Sindonews bersumber dari Limas yang siang hari ini masih berada di level Rp13.580/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.587/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di tren negatif yakni Rp13.575/USD dengan kisaran harian Rp13.558 - Rp13.580/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.545/USD.
Di sisi lain, menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terparkir pada level Rp13.575/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.615/USD.
Adapun IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 7,96 poin atau 0,17% ke level 4.792,53. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 5,24 poin atau 0,11% ke level 4.789,80. Dan pada perdagangan kemarin ditutup menguat 11,59 poin atau 0,24% ke level 4.784,56.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas berada dalam jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri 1,06%, sedangkan sektor infrastruktur menjadi paling lemah dengan penurunan 0,30%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,62 triliun dengan 1,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp37,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp417,6 miliar dan aksi beli sebesar Rp454,8 miliar. Tercatat 142 saham menguat, 99 saham melemah dan 113 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Sedangkan untuk saham-saham yang melemah di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) serta PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA).
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah siang ini tercatat mulai membaik ke level Rp13.581/USD dengan kisaran harian Rp13.559- Rp13.589/USD. Dibandingkan posisi kemarin di level Rp13.584/USD, posisi rupiah naik tipis tiga poin.
Penguatan rupiah juga terlihat menurut data Sindonews bersumber dari Limas yang siang hari ini masih berada di level Rp13.580/USD atau lebih baik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.587/USD.
Sementara berdasarkan data Yahoo Finance siang ini, rupiah berada di tren negatif yakni Rp13.575/USD dengan kisaran harian Rp13.558 - Rp13.580/USD. Posisi tersebut memburuk dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.545/USD.
Di sisi lain, menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah terparkir pada level Rp13.575/USD. Posisi ini tercatat lebih baik dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.615/USD.
Adapun IHSG sesi I masih bertahan di zona hijau dengan penguatan 7,96 poin atau 0,17% ke level 4.792,53. Pada pembukaan perdagangan tadi pagi bursa saham Tanah Air bertambah 5,24 poin atau 0,11% ke level 4.789,80. Dan pada perdagangan kemarin ditutup menguat 11,59 poin atau 0,24% ke level 4.784,56.
Sektor saham di dalam negeri pada siang hari ini mayoritas berada dalam jalur positif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri 1,06%, sedangkan sektor infrastruktur menjadi paling lemah dengan penurunan 0,30%.
Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp1,62 triliun dengan 1,99 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp37,2 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp417,6 miliar dan aksi beli sebesar Rp454,8 miliar. Tercatat 142 saham menguat, 99 saham melemah dan 113 saham stagnan.
Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya, PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) dan PT Astra International Tbk. (ASII). Sedangkan untuk saham-saham yang melemah di antaranya PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) serta PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA).
(akr)
Lihat Juga :