Alfamart Latih Pedagang Kelontong Manajemen Toko

Sabtu, 28 Mei 2016 - 02:11 WIB
Alfamart Latih Pedagang...
Alfamart Latih Pedagang Kelontong Manajemen Toko
A A A
SEMARANG - Sebanyak 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khusus pedagang warung di wilayah Semarang mengikuti Pelatihan Manajemen Ritel yang digelar Alfamart.

Pelatihan ini untuk memberi pengetahuan kepada pedagang toko tentang manajemen keuangan, display barang dan pengemasan yang baik, guna meningkatkan penjualan.

Agung Sunarto, Member Relation Manager Alfamart Semarang mengatakan, selama ini toko-toko kecil atau toko kelontong memiliki banyak kekurangan. Diantaranya masalah manajemen keuangan. Selama ini, pedagang toko kecil belum memahami manajemen keuangan yang baik.

Permasalahan lain adalah display barang dan pengemasan yang kurang baik. Pedagang toko masih kurang memperhatikan tata letak barang yang di display.

“Misalnya, bahan makanan dicampur dengan produk yang bukan bahan makanan seperti sabun, deterjen dan lainnya. Secara estetika yang seperti ini kurang pas. Harusnya bahan makanan ditempatkan bersama dengan bahan makanan,” ujarnya, Jumat (27/5/2016).

Dia mengakui, industri ritel di Indonesia berkembang pesat dan dinamis. Hal ini menuntut pelaku usaha untuk terus berbenah menjawab tuntutan pasar.

Konsumen semakin cerdas. Mereka bukan lagi sekelompok orang yang pasif sebagai end-user, tapi mereka punya kemampuan untuk menyeleksi jenis, kualitas hingga harga barang. Karena itu termasuk para pedagang warung dituntut jeli dan kreatif untuk menjawab tantangan kondisi tersebut.

Humas Alfamart Semarang, Eko Mudjianto menambahkan, pihaknya berikhtiar memberdayakan pelaku UMKM serta pedagang tradisional melalui program Outlet Binaan Alfamart (OBA) dengan sistem keanggotaan.

Dengan menjadi anggota OBA berbagai kemudahan akan di dapatkan pemilik toko, seperti penyediaan pasokan barang berkualitas, serta dapat memesan barang ke Alfamart dengan harga spesial yang disubsidi oleh perusahaan.

”Pedagang juga diajak mengikuti pelatihan manajemen ritel modern, terkait teknik menata barang, pengetahuan produk, cash flow, hingga melayani konsumen dengan baik,” tambahnya.

Dia mengatakan, saat ini sudah lebih dari 500 UMKM dan pedagang tradisonal di Kota Semarang yang mengikuti program OBA.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gedung Alfamart di Banjar...
Gedung Alfamart di Banjar Kalsel Runtuh, 17 Orang Jadi Korban
Alfamart-Alfamidi Bebaskan...
Alfamart-Alfamidi Bebaskan Biaya Sewa Tenant untuk Lebih dari 12.000 UMKM
Alfamart Resmikan Gerai...
Alfamart Resmikan Gerai ke-1.000 di Filipina
Hari Guru, SGM Eksplor-Alfamart...
Hari Guru, SGM Eksplor-Alfamart Berkolaborasi Apresiasi Guru PAUD dan SD
Festival Warisan Leluhur,...
Festival Warisan Leluhur, Cara Alfamart dan Nestlé Ajak UKM Bangkit
Pernah Kehabisan Bahan...
Pernah Kehabisan Bahan Makanan saat Masak, Begini Curhatan Chef Devina
Berita Terkini
Harga BBM Makin Mahal,...
Harga BBM Makin Mahal, Beban Bisnis Logistik Bakal Tambah Berat
50 menit yang lalu
Harga Pertamax Rp16.250...
Harga Pertamax Rp16.250 Bikin Pusing, Pengemudi Ojol dan Warga Teriak
1 jam yang lalu
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
2 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
3 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
3 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
5 jam yang lalu
Infografis
Carlo Ancelotti Jadi...
Carlo Ancelotti Jadi Target Utama untuk Latih Timnas Brasil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved