BPK Soroti Mandeknya Proyek Listrik 10 Ribu MW Era SBY

Senin, 30 Mei 2016 - 13:11 WIB
BPK Soroti Mandeknya...
BPK Soroti Mandeknya Proyek Listrik 10 Ribu MW Era SBY
A A A
JAKARTA - Mandeknya proyek listrik 10.000 megawatt (MW) yang digagas era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan wakilnya Jusuf Kalla (SBY-JK) menjadi sorotan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Alasannya lantaran proyek yang diusung selama 10 tahun sejak 2016 silam itu belum juga rampung secara keseluruhan.

Anggota IV BPK Riza Djalil menerangkan, proyek listrik tersebut tercatat baru mencapai 79,19% atau 7900 MW hingga Mei 2016. Selanjutnya proyek tersebut dilanjutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan JK dengan menargetkan pembangkit listrik 35.000 megawatt yang juga berjalan tidak mulus.

BPK sendiri menilai dalam realisasi program listrik, banyak yang harus diperbaiki oleh pemangku kepentingan yang bertanggung jawab atas program tersebut. "Kita sudah lakukan pemeriksaan komperhensif mengenai program 10 ribu MW. Dari pemeriksaan itu banyak hal yang harus diperbaiki, dimana sampai Mei ini baru tercapai 79,19%," jelasnya di Jakarta, Senin (30/5/2016).

Lantaran rencana proyek pembangkit listrik belum juga teralisasi dengan cepat, meski sudah berganti kepemerintahan. BPK memutuskan ikut mendukung penuh program kelistrikan pemerintah dengan memberikan masukan-masukan apa saja yang harus dilakukan untuk realisasi program tersebut.

(Baca Juga: Sudirman Said Akui Proyek Listrik 35.000 MW Tak Berjalan Mulus)

"BPK mendukung penuh karena sesuai pernyataan Presiden Jokow Widodo, pada April 2016 di Brebes, krisis listrik terjadi dimana-mana bukan hanya di Pulau Nias saja. Untuk itu program ini dipercepat‎," kata dia.

Maka, BPK akan memposisikan prioritasnya sebagai penganalisa jalannya program listrik tersebut dengan memeriksa masalah-masalah yang jadi penghambat pembangunan proyek selama ini. "Posisi kita mendorong program itu supaya berhasil. Kami punya data banyak dan kami telah menganalisa dimana masalahnya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
DPR Sahkan Politikus...
DPR Sahkan Politikus Golkar Ahmadi Noor Supit Jadi Anggota BPK Periode 2022-2027
Sudah Jatuh Tempo, 16...
Sudah Jatuh Tempo, 16 Temuan LHP BPK Belum Ditindaklanjuti
Ada Apa, Laporan Keuangan...
Ada Apa, Laporan Keuangan KPU dan BSSN Tidak Dapat WTP dari BPK
Gantikan Wahyu Priyono,...
Gantikan Wahyu Priyono, Paula Henry Resmi Nahkodai BPK Sulsel
BPK Ungkap 6.011 Masalah...
BPK Ungkap 6.011 Masalah pada APBN 2021, Nilainya Capai Rp31,34 Triliun
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas...
BPK Gelar Edukasi Akuntabilitas bagi Kalangan Muda
Berita Terkini
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
30 menit yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
49 menit yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
1 jam yang lalu
Didukung BPDP dan Ditjenbun,...
Didukung BPDP dan Ditjenbun, AKPY Percepat Transfer Teknologi ke Pekebun Sawit Morowali
1 jam yang lalu
Prabowo Luncurkan BBM...
Prabowo Luncurkan BBM Baru B50 Pertama di Indonesia
1 jam yang lalu
Hyundai Kunjungi iNews...
Hyundai Kunjungi iNews Media Group, Perkuat Sinergi dan Jajaki Peluang Kolaborasi Strategis
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved