AS dan Rusia Tertarik Investasi Nuklir di Indonesia

Senin, 30 Mei 2016 - 17:26 WIB
AS dan Rusia Tertarik...
AS dan Rusia Tertarik Investasi Nuklir di Indonesia
A A A
JAKARTA - Penggunaan teknologi nuklir untuk pembangkit listrik bisa menjadi pilihan Indonesia karena harganya murah. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengungkapkan, banyak negara tertarik investasi teknologi nuklir di Indonesia, di antaranya Amerika Serikat (AS) dan Rusia.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengungkapkan, sudah ada 23 negara yang tertarik berinvestasi teknologi nuklir. Ini bisa berguna untuk memangkas tarif listrik industri.

"Oh banyak sudah 23 negara. Kalian tidak mau nuklir bikin listrik bagi industri jadi mahal," ujarnya di Jakarta, Senin (30/5/2016).

Sofyan menuturkan, negara yang tertarik di antaranya AS, China dan Rusia. Selain itu, termasuk Prancis selaku raja nuklir dari Eropa.

"Amerika ada, China ada, Rusia ada. Hampir semua negara menawarkan, Prancis kan rajanya nuklir. Seluruh listrik Eropa kan dari Prancis," katanya.

Menurutnya, PLN siap untuk mengembangkan nuklir menjadi sumber tenaga listrik baru. Apalagi teknologi ini sudah tidak asing lagi di Benua Eropa dan Amerika.

"Wajib dong untuk semua orang di luar sekarang. Nuklir tuh hidup di Eropa, Amerika 50-60 tahun yang lalu. Mereka berjaya industrinya karena energinya sangat murah lewat teknologi nuklir," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rusia Kuasai Pembangkit...
Rusia Kuasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl
Pembangkit Listrik Tenaga...
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama di RI Bakal Dibangun Perusahaan AS, Sudah Sejauh Mana?
Tutup 3 Pembangkit Listrik...
Tutup 3 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Jerman Beralih ke Tenaga Matahari
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Pengembangan SPKLU yang...
Pengembangan SPKLU yang Masif Mendorong Masyarakat Menggunakan Kendaraan Listrik
Cadangan Thorium Capai...
Cadangan Thorium Capai 130.000 Ton, Indonesia Didorong Kembangkan PLTN
Berita Terkini
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
1 jam yang lalu
Guru Besar IPB: Klaim...
Guru Besar IPB: Klaim Kerugian Rp600 Triliun Akibat Under Invoicing Sawit Harus Diaudit Secara Independen
2 jam yang lalu
Komut Pertamina Salurkan...
Komut Pertamina Salurkan Seragam Sekolah bagi 200 Anak Prasejahtera di Banyuwangi
2 jam yang lalu
Jababeka Infrastruktur...
Jababeka Infrastruktur Raih 6 Penghargaan TJSLP/CSR Awards 2026 dari Pemkab Bekasi
3 jam yang lalu
IHSG Lesu dalam Sepekan,...
IHSG Lesu dalam Sepekan, Cermati Saham-saham yang Cuan dan Boncos
3 jam yang lalu
Pertamina Pastikan Kesiapan...
Pertamina Pastikan Kesiapan Pasokan Energi di Ujung Timur Jawa
4 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved