Mandiri Luncurkan Pembayaran untuk Penghuni Rusun

Selasa, 31 Mei 2016 - 00:33 WIB
Mandiri Luncurkan Pembayaran...
Mandiri Luncurkan Pembayaran untuk Penghuni Rusun
A A A
JAKARTA - PT Digital Artha Media (DAM) bekerja sama dengan Perum Perumnas yang didukung PT Bank Mandiri Tbk, meluncurkan metode pembayaran untuk melayani transaksi para penghuni rumah susun di Indonesia dengan fitur Merchant Payment Transfer (MPT).

Dalam kerja sama ini DAM sebagai pemberi dukungan teknologi MPT sebagai sistem pembayaran di Perum Perumnas sehingga para penghuni rusun dapat menikmati kenyamanan bertransaksi dengan pilihan metode pembayaran transfer dari rekening bank mana saja.

Merchant Payment Transfer adalah layanan solusi virtual account yang dibuat DAM berkolaborasi dengan Bank Mandiri dengan tujuan memberikan kemudahan pelanggan melakukan transaksi pembayaran dengan menggunakan nomor handphone sebagai nomor rekening tujuan pembayaran transfer.

Dalam layanan ini, nomor handphone digunakan sebagai kode bayar bagi pelanggan sehingga meminimalisasi kesalahan pembayaran oleh pelanggan serta bagi merchant, manfaat yang akan diperoleh adalah didapatkan kepastian pembayaran, kemudahan rekonsiliasi serta, luasnya jaringan yang dapat menerima pembayaran (jaringan ATM Mandiri, Artajasa, Rintis, dan Link).

"Layanan ini juga merupakan solusi pembayaran virtual account dengan menggunakan nomor handphone buyer sebagai nomor rekening identitas transaksi yang pertama kali diluncurkan," kata Senior Vice President Transaction Banking Retail Bank Mandiri, Rahmat Broto Triaji dalam rilis, Senin (30/5/2016).

Melalui layanan ini, penghuni rusun yang dikelola Perum Perumnas dapat bertransaksi dengan menggunakan nomor ponsel sebagai nomor rekening tujuan pembayaran transfer.

Dengan fitur ini Perum Perumnas memberikan solusi secara lebih mudah kepada para penghuni rusunawa untuk melakukan pembayaran iuran bulanan antara lain pembayaran listrik, air, biaya maintenance, dan juga deposit.

Hal ini tentunya dapat mengurangi kesulitan penghuni dalam melakukan pembayaran dengan metode transfer antar bank pada umumnya. Juga mengurangi beban di sisi Perum Perumnas dalam hal verifikasi dan rekonsiliasi pembayaran dari para penghuni.

"Kami berharap layanan ini memudahkan para penghuni rusun dalam melakukan transaksi pembayaran. Selain itu, kerja sama ini merupakan salah satu sinergi kami sebagai badan usaha milik negara untuk mendukung implementasi penciptaan cashless society di Indonesia," ujar Rahmat Broto Triaji.

Perumnas yakin terobosan yang berkaitan dengan pelayanan kepada para penghuni dapat meningkatkan kenyamanan penghuni rusun yang nantinya menjadikan rusun sebagai alternatif terbaik hunian warga kota.

Direktur Keuangan dan SDM Perumnas, Hakiki Sudrajat mengatakan pihaknya akan menerapkan sistem MPT di seluruh rumah susun yang dikelola Perumnas di seluruh Indonesia dalam waktu dekat dan diharapkan sistem ini dapat menjadi solusi dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi waktu pembayaran bagi para penghuni rusun Perumnas.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
DPK Bank Mandiri Taspen...
DPK Bank Mandiri Taspen Tumbuh 8,9% hingga Februari 2024
Bank Mandiri Bukukan...
Bank Mandiri Bukukan Laba Bersih Rp 26,6 triliun di Kuartal II 2024
Besok, Bank Mandiri...
Besok, Bank Mandiri Tetap Buka Layani Nasabah
BNI Gandeng Perumnas...
BNI Gandeng Perumnas Gelar Kembali Akad KPR Massal
Bank Mandiri Lanjutkan...
Bank Mandiri Lanjutkan Transformasi Digital di Ulang Tahun ke-23
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
18 menit yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
1 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
2 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
2 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
4 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
6 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved