DJP Dinilai Belum Maksimalkan Data Wajib Pajak

Kamis, 02 Juni 2016 - 16:19 WIB
DJP Dinilai Belum Maksimalkan...
DJP Dinilai Belum Maksimalkan Data Wajib Pajak
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menurut pengamat perpajakan Yustinus Prastowo dinilai belum memaksimalkan data konkrit wajib pajak. Menurutnya hal ini harus ini harus dikaji lebih dalam lagi untuk mensinkronisasi antara strategi dengan kepatuhan pajak dari wajib pajak itu sendiri.

Dia menambahkan menurutnya jika data yang dimiliki kuat, maka keduanya bisa match. "Masih ada yang kurang dan harus di kaji lebih teliti lagi, yakni data konkrit wajib pajak. Data itu penting untuk mengecek apakah sudah match antara strategi pemeriksaan dengan kepatuhan pajaknya," kata dia di Graha Akuntan, Jakarta, Kamis (2/6/2016).

Bahkan menurutnya DJP juga harus melakukan pengecekan nominal di Surat Keterangan Pajak (SKP) apakah ada kenaikan atau penerimaan. "Paling penting itu memperkuat data, sistem dan kepatuhan," lanjutnya.

Dia pun menceritakan bahwa di beberapa negara komunis masih bergejolak apakah tax evasion itu dibenarkan secara moral atau tidak. Tax evasion sendiri yakni suatu skema memperkecil pajak yang terutang dengan cara melanggar ketentuan perpajakan (ilegal). Misalnya dengan cara tidak melaporkan sebagian penjualan atau memperbesar biaya dengan cara fiktif.

"Itu pengalaman mereka sebagai negara bekas komunis. Kalau caranya seperti itu, maka itu otoriter, melanggar HAM, dan korupsi. Makannya perlu ada survei, apa yang membuat mereka tidak patuh dan tidak jujur? Jangan-jangan ada permainan. Berarti kan kuncinya balik lagi ke data, tidak perlu yang lainnya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Percepat Pemulihan,...
Percepat Pemulihan, Pemerintah Perluas Penerima Insentif Pajak
Berita Terkini
Cikarang Tumbuh Pesat,...
Cikarang Tumbuh Pesat, Lippoland Luncurkan OAZE Lakeside Homes Hunian Premium
43 menit yang lalu
Booth Kopi Koperasi...
Booth Kopi Koperasi Merah Putih Karanganyar Bidik Pasar Gen Z
50 menit yang lalu
Bahlil Ancam Akan Tinjau...
Bahlil Ancam Akan Tinjau RKAB Penambang yang Menolak Pakai B50
1 jam yang lalu
TikTok Gelontorkan Rp3,6...
TikTok Gelontorkan Rp3,6 Miliar Edukasi Gizi dan Angkat Potensi Pangan Lokal
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Sukses...
MNC Sekuritas Sukses Gelar Grand Final MotionTrade Billionaires Games 2026
1 jam yang lalu
Hyundai Bakal Pamerkan...
Hyundai Bakal Pamerkan Prototipe Mobil Seven Seater di GIIAS 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved