Ramadhan, Mentan Klaim Seluruh Stok Pangan Lebihi Kebutuhan
Rabu, 08 Juni 2016 - 05:37 WIB
Ramadhan, Mentan Klaim Seluruh Stok Pangan Lebihi Kebutuhan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengklaim, seluruh stok pangan untuk kebutuhan Ramadhan telah mencukupi. Bahkan, stok yang dimiliki saat ini lebih banyak dari kebutuhan masyarakat tiap harinya.
Dia menyebutkan, untuk stok beras saat ini mencapai 2 juta ton atau dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya satu juta ton. Stok minyak goreng yang ada mencapai 1,8 juta ton, sementara kebutuhan hanya 435 ribu ton.
"Artinya, empat sampai lima kali lipat dari kebutuhan. Tapi harganya ikut-ikutan naik. Ini kita bahas dan kita berupaya bersama Mendag dan Menteri BUMN menemui langsung produsen dan Alhamdulillah harga minyak goreng turun 5,2% dan berlaku secara nasional," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/6/2016).
Amran menuturkan, stok bawang merah mencapai 102 ribu ton dengan kebutuhan hanya 89 ribu ton. Stok daging ayam mencapai 256 ribu ton dan kebutuhannya 112 ribu ton, serta stok telur ayam sebanyak 261 ribu ton namun kebutuhan hanya 131 ribu ton.
Langkah pemerintah ke depannya, sambung dia, dengan melakukan operasi pasar secara besar-besaran bekerja sama dengan produsen. Sehingga, rantai pasok akan sedikit terpangkas karena dari produsen langsung ke toko tani yang bekerja sama dengan koperasi.
"Ini memang membutuhkan waktu, karena persoalan sudah bertahun-tahun. Tetapi beras, cabai, bawang merah, daging ayam sudah turun. Tapi sudah ada langkah positif di mana Bulog menjual daging Rp80 ribu per kg, kita juga dengan Mendag mengeluarkan rekomendasi impor 27 ribu ton. Juga dengan kerja sama swasta, operasi pasar 1.000 ton dengan harga Rp75 ribu per kg," tandasnya.
Dia menyebutkan, untuk stok beras saat ini mencapai 2 juta ton atau dua kali lipat dibanding tahun lalu yang hanya satu juta ton. Stok minyak goreng yang ada mencapai 1,8 juta ton, sementara kebutuhan hanya 435 ribu ton.
"Artinya, empat sampai lima kali lipat dari kebutuhan. Tapi harganya ikut-ikutan naik. Ini kita bahas dan kita berupaya bersama Mendag dan Menteri BUMN menemui langsung produsen dan Alhamdulillah harga minyak goreng turun 5,2% dan berlaku secara nasional," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (7/6/2016).
Amran menuturkan, stok bawang merah mencapai 102 ribu ton dengan kebutuhan hanya 89 ribu ton. Stok daging ayam mencapai 256 ribu ton dan kebutuhannya 112 ribu ton, serta stok telur ayam sebanyak 261 ribu ton namun kebutuhan hanya 131 ribu ton.
Langkah pemerintah ke depannya, sambung dia, dengan melakukan operasi pasar secara besar-besaran bekerja sama dengan produsen. Sehingga, rantai pasok akan sedikit terpangkas karena dari produsen langsung ke toko tani yang bekerja sama dengan koperasi.
"Ini memang membutuhkan waktu, karena persoalan sudah bertahun-tahun. Tetapi beras, cabai, bawang merah, daging ayam sudah turun. Tapi sudah ada langkah positif di mana Bulog menjual daging Rp80 ribu per kg, kita juga dengan Mendag mengeluarkan rekomendasi impor 27 ribu ton. Juga dengan kerja sama swasta, operasi pasar 1.000 ton dengan harga Rp75 ribu per kg," tandasnya.
(izz)
Lihat Juga :