Menteri PANRB Ngaku Sudah Pecat 2.000 PNS Malas

Selasa, 07 Juni 2016 - 20:14 WIB
Menteri PANRB Ngaku...
Menteri PANRB Ngaku Sudah Pecat 2.000 PNS Malas
A A A
JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Yuddy Christiandy mengaku, telah memecat sebanyak 2.000 pegawai negeri sipil (PNS) pada tahun ini. Jumlah tersebut adalah pegawai negeri yang dinilai malas dan berkinerja buruk.

Dia mengatakan, 2.000 PNS di seluruh Indonesia yang diberhentikan itu telah melanggar disiplin pegawai. Hal ini berdasarkan penilaian langsung atasan.

"Saya saja sekarang sudah memberhentikan orang sampai 2.000 orang. 2000 orang yang melanggar disiplin pegawai. Ini dalam konteks laporan lewat mekanisme atasan langsung. Belum lagi yang melalui aduan masyarakat," katanya di Jakarta, Selasa (7/6/2016).

(Baca Juga: Jokowi Tegaskan Pangkas Jumlah PNS)

Dia mengaku, memiliki sistem pelaporan dan pengaduan masyarakat secara online yang memungkinkan bagi masyarakat unutk menyampaikan keluhan terhadap pelayanan publlik yang dianggap buruk.Menurutnya, bagi aparatur sipil negara yang memililki kinerja seperti itu tidak bisa dibiarkan dan harus didisiplinkan.

"Presiden juga mengingatkan pentingnya perbaikan kualitas pelayanan publik. Jadi untuk aparat yang tidak bisa layani publik dengan baik itu tidak bisa dibiarkan," imbuh dia.

Yuddy mengaku akan membuat mekanisme standar untuk menilai sikap disiplin, produktivitas, kinerja, dan kompetensi dari PNS. Oleh sebab itu, dengan kebijakan rasionalisasi nantinya maka PNS yang tidak produktif dan berkinerja rendah akan dirumahkan.

"Dalam artian dapat gaji, akan diberikan hak-hak pekerjanya. Namun kebutuhan pegawai lainnya akan digantikan oleh pegawai dengan hasil proses seleksi yang masuk disiplin tinggi, integritas baik, kualitas baik. Akan kita lakukan tidak drastis," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Optimalkan Wadah Pemikir...
Optimalkan Wadah Pemikir Pemerintah untuk Mempercepat Pemulihan Pandemi
Pola Pikir PNS Mengejar...
Pola Pikir PNS Mengejar Jabatan Struktural, Tjahjo: Seolah-olah Punya Kekuasaan Kuat
PNS Punya Sistem Kerja...
PNS Punya Sistem Kerja Baru Tahun Ini, Begini Aturan Kementerian PANRB
Mendorong Reformasi...
Mendorong Reformasi sampai ke Jantung Birokrasi
Wapres: Semua Instansi...
Wapres: Semua Instansi Pusat dan Daerah Wajib Pangkas Eselon
Reformasi Birokrasi...
Reformasi Birokrasi PNS di Lingkungan Kemnaker Mulai Diterapkan, Siap-siap!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved