Soal Kecurangan SPBU, Ini Cara Kerja Mesin BBM

Kamis, 09 Juni 2016 - 13:36 WIB
Soal Kecurangan SPBU,...
Soal Kecurangan SPBU, Ini Cara Kerja Mesin BBM
A A A
JAKARTA - Belum lama ini, terkuak pemberitaan terkait kecurangan pengelola di SPBU Pertamina 34-12305 di daerah Rempoa yang dikelola swasta. Kecurangan ini dilakukan dengan mengurangi takaran pengisian bahan bakar minyak (BBM).

(Baca: BBM Premium dan Solar Masih Jadi Primadona meski Ada Pertalite)

Maka, PT Pertamina menggelar kegiatan sharing knowledge yang dimaksudkan untuk memberikan pemahaman lebih baik terhadap masyarakat tentang cara kerja mesin dispenser BBM yang benar.

"Jadi, ini secara garis besar, dispenser ini ada dua. Pertama adalah dispenser itu sendiri, bentuknya kotak, itu yang berada di stasiun pengisian dan yang tangki timbun itu di bawah dan tidak kelihatan," kata Supervisor SPBU 34-12301 ‎Wiratno saat menjelaskan cara kerja mesin dispenser di SPBU Bintaro, Kamis (9/6/2016).

Mesin dispenser yang mereka punya sendiri adalah mesin dengan merek Wayne yang diproduksi di Amerika yang telah dibuka bagian bodi penutupnya, sehingga mesin-mesin di dalam dispenser terlihat.

"Ini bagian pertama mesin ini adalah mesin penghisap cairan BBM dari tangki pendam. Mesin tersebut, terhubung dengan pipa spiral yang tersambung langsung dengan tangki pendam," kata dia.

Kemudian, mesin sedot ini akan bekerja saat operator mengangkat ujung selang alias nozzle, itu tandanya akan terdengar bunyi putaran yang berasal dari dinamo pompa. Secara otomatis, cairan BBM akan naik ke alat penakar yang disebut selenoid valve untuk menerima pembelian.

"Perintah pembelian ada dua. Biasanya, kalau kita membeli kita menyebutkan nominal harga atau takaran liter. Itu yang kemudian di-input ke dalam perintah pembelian," jelasnya.

Lalu, dari selenoid valeve, cairan BBM akan mengalir melalui flowmeter alias alat pengukur aliran dan turun terus ke selang BBM. Dan saat tuas di moncong selang atau nozzle ditarik, maka cairan bensin tadi akan keluar dan mengalir ke dalam tangki kendaraan yang akan diisi.

"Di saat bersamaan juga, tongkat totalisator yang berada di atas flowmeter bergerak bersamaan dengan angka nominal harga, totalisator penghitung penjualan sesuai kecepatan cairan yang keluar di nozzle.‎ Flowmeter akan berhenti bekerja setelah mencapai angka pembelian yang telah dimasukkan," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Pasang ATG...
Pertamina Pasang ATG di Tangki SPBU, Stok BBM Kini Terpantau Otomatis
Pertamina Tindak Tegas...
Pertamina Tindak Tegas 91 SPBU yang Lakukan Penyimpangan Penyaluran Solar Subsidi
Pertamina Terapkan Digitalisasi...
Pertamina Terapkan Digitalisasi pada 5.518 SPBU
Jelang Natal dan Tahun...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman
Antisipasi Puncak Mudik...
Antisipasi Puncak Mudik Akhir Tahun, Pertamina Pastikan Layanan Siaga
Harga Pertalite Turun...
Harga Pertalite Turun Rp6.450 per Liter di Denpasar, Kapan Daerah Lain Nyusul?
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
2 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
8 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
8 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
8 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
10 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved