IHSG dan Bursa Asia Ditutup ke Zona Merah
Kamis, 09 Juni 2016 - 16:26 WIB
IHSG dan Bursa Asia Ditutup ke Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Mengakhiri Kamis (9/6/2016), Indeks Harga Saham Gabungan alias IHSG ditutup ke zona merah. Indeks turun 0,80% atau 39,27 poin ke 4.876,79 pada pukul 16.00 WIB.
Penurunan indeks sejalan dengan pasar Asia yang ditutup rendah pada Kamis ini, imbas melemahnya USD yang membebani saham Jepang dan saham Korea Selatan.
Sebelumnya, pada sesi I perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 0,30% atau 14,65 poin ke level 4.901,42.Dan pagi tadi, indeks dibuka turun tipis 0,06% atau 3,05 poin ke level 4.913,01.
CNBC memberitakan, Kamis (6/9/2016), indeks Kospi Korea Selatan sempat menguat setinggi 2.035,27 namun indeks akhirnya mendarat rendah 2,91 poin atau 0,14% ke 2.024,17. Pelemahan won terhadap USD setelah Bank of Korea memotong suku bunga ke rekor rendah 1,25% menjadi penyebabnya.
Di Jepang, Nikkei 225 menutup 162,51 poin atau 0,97% di 16.668,41 karena melemahnya USD mendorong yen dan menempatkan saham di bawah tekanan. Investor akan mengawasi Bank of Japan mengenai pertemuan kebijakan moneter bulan ini.
Mengutip Reuters, Kamis (6/9/2016), kejatuhan saham Jepang akibat jatuhnya imbal hasil obligasi global, sementara saham eksportir tidak tertolong oleh penguatan yen terhadap USD. Indeks Topix turun 1,0% menjadi 1.337,41.
Australia ASX 200 goyah antara positif dan negatif sebelum berakhir 8,04 poin atau 0,15% pada 5.361,93. Sementara indeks Selandia Baru, NZX 50 selama perdagangan hari ini hampir datar namun kemudian tergelincir 20,96 poin atau 0,3% di 6.970,55.
Sementara itu, bursa Indonesia pada penutupan Kamis ini mencatat total transaksi mencapai Rp4,64 triliun dari 4,5 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing sebesar Rp300 miliar dengan aksi jual asing Rp1,35 triliun dan aksi beli asing Rp1,66 triliun.
Adapun sektor saham yang menguat adalah pertambangan sebesar 2,48%. Sementara sektor saham yang tertekan adalah IDX30 negatif 1,19% diikuti sektor consumer minus 1,15%.
Saham yang mencetak laba pada penutupan Kamis ini adalah PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Surya Toto Tbk (TOTO), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), dan PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Sedangkan saham top lossers adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
Penurunan indeks sejalan dengan pasar Asia yang ditutup rendah pada Kamis ini, imbas melemahnya USD yang membebani saham Jepang dan saham Korea Selatan.
Sebelumnya, pada sesi I perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 0,30% atau 14,65 poin ke level 4.901,42.Dan pagi tadi, indeks dibuka turun tipis 0,06% atau 3,05 poin ke level 4.913,01.
CNBC memberitakan, Kamis (6/9/2016), indeks Kospi Korea Selatan sempat menguat setinggi 2.035,27 namun indeks akhirnya mendarat rendah 2,91 poin atau 0,14% ke 2.024,17. Pelemahan won terhadap USD setelah Bank of Korea memotong suku bunga ke rekor rendah 1,25% menjadi penyebabnya.
Di Jepang, Nikkei 225 menutup 162,51 poin atau 0,97% di 16.668,41 karena melemahnya USD mendorong yen dan menempatkan saham di bawah tekanan. Investor akan mengawasi Bank of Japan mengenai pertemuan kebijakan moneter bulan ini.
Mengutip Reuters, Kamis (6/9/2016), kejatuhan saham Jepang akibat jatuhnya imbal hasil obligasi global, sementara saham eksportir tidak tertolong oleh penguatan yen terhadap USD. Indeks Topix turun 1,0% menjadi 1.337,41.
Australia ASX 200 goyah antara positif dan negatif sebelum berakhir 8,04 poin atau 0,15% pada 5.361,93. Sementara indeks Selandia Baru, NZX 50 selama perdagangan hari ini hampir datar namun kemudian tergelincir 20,96 poin atau 0,3% di 6.970,55.
Sementara itu, bursa Indonesia pada penutupan Kamis ini mencatat total transaksi mencapai Rp4,64 triliun dari 4,5 miliar saham yang diperdagangkan. Transaksi bersih asing sebesar Rp300 miliar dengan aksi jual asing Rp1,35 triliun dan aksi beli asing Rp1,66 triliun.
Adapun sektor saham yang menguat adalah pertambangan sebesar 2,48%. Sementara sektor saham yang tertekan adalah IDX30 negatif 1,19% diikuti sektor consumer minus 1,15%.
Saham yang mencetak laba pada penutupan Kamis ini adalah PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), PT Surya Toto Tbk (TOTO), PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST), PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI), dan PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE). Sedangkan saham top lossers adalah PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Mayora Indah Tbk (MYOR), PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).
(ven)
Lihat Juga :