Covid Naik Bikin IHSG Tercekik, Analis: Tak Akan Separah 2020

Senin, 21 Juni 2021 - 10:49 WIB
loading...
Covid Naik Bikin IHSG...
IHSG pagi ini dibuka melemah. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada pembukaan perdagangan hari ini. Indeks merosot 112,25 poin atau 1,87 persen ke level 5.894.

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto mengatakan, sentimen negatif yang mempengaruhi pelemahan IHSG disebabkan peningkatan kasus Covid-19 di Tanah Air. "(Peningkatan kasus Covid-19) sentimen negatif, memang bisa menekan IHSG namun menurut saya tidak akan separah tahun lalu," ujarnya kepada MNC Portal Indonesia, Senin (21/6/2021). "Pelemahan rupiah juga menjadi sentimen negatif tambahan," sambungnya.

Baca juga: Diseret Pelemahan 334 Saham, IHSG Jauh Meninggalkan Level 6.000

William menambahkan, ada kemungkinan penurunan lebih dalam jika pemerintah kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Bisa (kembali menurun akibat PSBB), estimasi target berikutnya pada 5.740," sebut dia.

Tidak hanya IHSG, indeks regional Asia pun turut mengalami penurunan pada pagi ini. Nikkei 225 Index (Tokyo) turun 983,21 poin atau 3,39 persen ke 27980,86, Hang Seng Index (Hong Kong) turun 408,03 poin atau 1,42 persen ke 28393,23.

Baca juga: Komentar The Fed dan Kasus Covid-19 Bikin IHSG Rontok Pagi Ini

Demikian juga Shanghai Composite Index (Shanghai) turun 10,97 poin atau 0,31 persen ke 3514,13, dan Straits Times Index Singapore turun 41,56 poin atau 1,32 persen ke 3102,60.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ambruk 3,56% ke...
IHSG Ambruk 3,56% ke 5.883 Sore Ini, Tekanan Jual Hantam Nyaris Seluruh Sektor
Pascapengumuman MSCI,...
Pascapengumuman MSCI, IHSG Sesi Siang Ambruk 1,62% ke Level 6.002
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Merosot 0,25% ke 6.101, Diwarnai Pelemahan 398 Saham
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rekomendasi
Sidang Perdana Dokter...
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar 2 Juli 2026, Roy Suryo Tunggu Praperadilan
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Periksa Hilman Latief,...
Periksa Hilman Latief, KPK Telusuri Pihak yang Inisiasi Pembagian Kuota Haji Tambahan
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved