Adaro Caplok 75% Saham BHP Billiton Seharga USD120 Juta

Kamis, 09 Juni 2016 - 16:41 WIB
Adaro Caplok 75% Saham...
Adaro Caplok 75% Saham BHP Billiton Seharga USD120 Juta
A A A
JAKARTA - PT Adaro Energy (ADRO) resmi mencaplok saham BHP Billiton dengan nilai transaksi mencapai USD120 juta. Perjanjian jual beli bersyarat (conditional sales purchase agreement/CSPA) telah ditandatangani pekan lalu.

Presiden Direktur ADRO Garibaldi Thohir mengatakan, perseroan sebelumnya telah lebih dulu mencaplok 25% saham di BHP Billiton seharga USD350 juta. Dengan diakuisisinya 75% saham tersebut, maka perusahaan pertambangan multinasional tersebut yang sebelumnya 100% milik asing menjadi milik Indonesia sepenuhnya.

"Transaksi pertama di tahun 2010-2011 sekitar USD350 juta untuk 25%. Kemarin karena kondisi jelek, 75% kami beli dengan harga USD120 juta. Alhamdulillah yang awalnya 100% milik asing terus kita masuk sebagai minoritas di 2010-2011, sekarang milik Indonesia," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Menurutnya, dengan proses akuisisi ini maka Indonesia akan dapat memproduksi baja di dalam negeri tanpa harus mengimpor. Pencaplokan ini menjadi momen strategis bagi perseroan untuk memenuhi kebutuhan pabrik baja di dalam negeri.

"Adaro melihat ini momen strategis bahwa suatu saat kita bisa memenuhi kebutuhan pabrik baja, dan industri kita bisa lebih efeisien karena tidak tergantung dari impor. Selama ini memang masih impor. Impor umumnya dari Australia. Memang Australia mendominasi gitu ya," imbuh dia.

Pria yang akrab disapa Boy ini menambahkan, perseroan sedianya memang memprioritaskan produksi baja dari BHP Billiton untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, mengingat secara geografis jauh lebih dekat. Namun, dirinya tidak menutup kemungkinan kedepannya akan mengekspor produksi bajanya tersebut.

"CSPA ditandatangani minggu lalu. Tentunya bicara market, kita open untuk any market. Tapi secara geografis kan paling dekat kan ke dalam negeri. Tapi tidak menutup kemungkinan kalau ada kebutuhan ekspor, kita ekspor," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boy Thohir Menjaga Performa...
Boy Thohir Menjaga Performa Bisnis Adaro di Tengah Pandemi
6 Jurusan Kuliah yang...
6 Jurusan Kuliah yang Dibutuhkan PT Adaro Minerals, Perusahaan dengan Saham Tercuan 2022
Adaro Optimistis Permintaan...
Adaro Optimistis Permintaan Batu Bara Meningkat hingga Akhir Tahun
1.000 Konsentrator Oksigen,...
1.000 Konsentrator Oksigen, Dukungan Adaro untuk Penanganan Covid-19
Boy Thohir dan Keluarganya...
Boy Thohir dan Keluarganya Borong 7,3 Juta Lembar Saham AADI
Waduh, Usai RUPST Akun...
Waduh, Usai RUPST Akun Instagram Adaro Energy Lenyap! Nyaris Seminggu Tak Bisa Diakses
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
48 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
11 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved