Jonan Larang Petinggi BUMN Transportasi Cuti Panjang Saat Lebaran

Jum'at, 10 Juni 2016 - 21:14 WIB
Jonan Larang Petinggi...
Jonan Larang Petinggi BUMN Transportasi Cuti Panjang Saat Lebaran
A A A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan meminta kepada para petinggi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) transportasi dan operator angkutan mudik tidak mengambil cuti panjang saat musim Lebaran. Adapun perusahaan pelat merah yang dimaksud antara lain PT Angkasa Pura (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero), dan PT Jasa Marga (Persero).

(Baca Juga: Persiapan Mudik, Menhub Blusukan Cek Seluruh Moda Transportasi)

Dia menegaskan, seluruh operator angkutan mudik baik dari anak buah hingga petingginya sudah seharusnya bersama turun ke jalan guna memastikan para penumpang dapat tiba di tempat tujuan dengan selamat. Jangan justru, saat Lebaran para petinggi memilih liburan sementara anak buahnya diminta untuk memantau keselamatan dan kenyamanan penumpang.

"Anak buah di lapangan konsentrasi penuh, masa kita jalan-jalan. Kalau di Kementerian Perhubungan (Kemenhub), tidak boleh cuti panjang. Kalau cuti panjang seminggu dua minggu itu tidak boleh, termasuk saya," ujarnya di Kantor Kemenhub, Jakarta, Jumat (10/6/2016).

(Baca Juga: Kemenhub Ramal Puncak Arus Mudik Tembus 26 Juta Penumpang)

Mantan Direktur Utama KAI ini menilai, langkah ini guna meminimalisir tingginya angka kecelakaan di jalan saat musim mudik. Pasalnya, kecelakaan sering terjadi karena kelalaian operator maupun karena kurangnya perawatan dari transportasi tersebut.

Jonan mencontohkan, para pengusaha maskapai penerbangan harus memastikan 529 armada pesawat yang diperuntukkan bagi pemudik telah diperiksa satu per satu. Dengan begitu, keamanan dan kenyamaman penumpang pun terjamin.

"Kalau dari awal membahayakan mending tidak usah berangkat. Kultur yang harus ditanamkan. Kejadian accident (kecelakaan) merupakan kejadian yang luar biasa," imbuh dia.

Tak hanya itu, dia juga meminta agar para pengusaha angkutan mudik tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata. "Saya mohon operator tidak menganggap ini pesta dan hanya mencari keuntungan karena one way, berangkat penuh, pulang kosong. Ini tugas berat yang harus benar-benar keselamatan dan kenyamanannya dipastikan dari semua pihak," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Membenahi Tata Kelola...
Membenahi Tata Kelola Angkutan Wisata Jelang Mudik Lebaran
Kemenhub: Pemudik Angkutan...
Kemenhub: Pemudik Angkutan Umum Meningkat Jadi 1,3 Juta Orang
Kemenhub Giatkan Ramp...
Kemenhub Giatkan Ramp Check Angkutan Lebaran, Bus Lolos Inspeksi Ditempel Stiker Khusus
PT DLU Terima Penghargaan...
PT DLU Terima Penghargaan Angkutan Lebaran dari Kemenhub
Berita Terkini
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
23 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
52 menit yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
2 jam yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved